|
Tahanan Politik Meninggal di Makassar
Selasa, 28 Agustus 2007 | 12:34 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Seorang tahanan politik asal Wamena, Michael Heselo (37), yang sedang menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, pagi tadi meninggal dunia.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Kusmin, mengatakan narapidana yang harus menjalani masa hukuman selama 20 tahun sejak diputus 30 Juni 2004 lalu itu meninggal karena sakit. "Dari hasil pemeriksaan, ia mengalami komplikasi beberapa penyakit, di antaranya batuk, radang usus, bronchitis dan paru-paru," katanya di Makassar, Selasa (28/8).
Michael diketahui sakit sejak 17 Juli lalu. Saat itu dia dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Mappaodang Makassar untuk diperiksa, namun tetap dipulangkan ke tahanan. Pada 30 Juli ia kembali sakit dan langsung dirujuk ke RS Bhayangkara Mappaodang Makassar. Setelah menjalani rawat inap hingga tadi pagi, ia meninggal sekitar pukul 07.00 WITA.
Pihak Lapas telah menghubungi keluarga Michael di Wamena melalui wakil rakyat di Wamena. "Sementara jenasah masih dirawat dulu, diberi formalin, dipakaikan jas, dan dimasukkan ke peti, lalu disemayamkan sementara di rumah sakit sambil menunggu keluarganya yang kemungkinan baru tiba besok," jelas Kusmin.
Michael Heselo, satu dari sembilan tahanan politik asal Wamena yang melakukan penyerbuan ke gudang senjata Kodim Wamena, 4 April 2003 lalu. Menurut putusan pengadilan, ia sengaja melakukan permusuhan dan berusaha memisahkan daerah dengan NKRI, serta secara terang-terangan menyatakan permusuhan terhadap negara.
Dari sembilan tahanan politik asal Wamena ini, Michael menjalani masa hukumannya bersama lima tapol lainnya di Lapas Kelas I Makassar ini, dua di antaranya diputus seumur hidup. Sisanya tiga orang dipindahkan ke Wamena karena masa hukumannya sudah hampir habis.
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|