|
Menteri: Black Box Masih Bisa Dibaca
Jum'at, 31 Agustus 2007 | 13:30 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Setelah melihat kondisi kotak hitam (black box) pesawat Adam Air, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan kotak hitam masih bisa dibaca.
"Kalau saya lihat tadi kondisi black box-nya masih bisa dibaca," kata Jusman usai melakukan peninjauan di atas kapal EDT Offshore yang sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Jumat (31/8).
Menurutnya, untuk membaca cockpit voice recorder (CVR) membutuhkan waktu sekitar seminggu, sementara untuk membaca flight data recorder (FDR) membutuhkan waktu lebih lama, yakni kurang lebih tiga bulan. "Pembacaan isi rekaman kotak hitam tersebut akan dilakukan sekitar setengah jam terakhir," ujarnya.
Dari rekaman video yang diambil oleh robot dan kapal selam tanpa awak, posisi masing-masing FDR dan CVR milik pesawat Adam Air Boeing 737-400 nomor penerbangan KI 574, berjarak sekitar 200 meter. Selain itu juga terlihat serpihan-serpihan badan pesawat yang berukuran kecil.
Jusman juga melihat video proses pencarian dan pengangkatan yang dilakukan tim di atas kapal EDT Offshore, yang menurunkan robot dan kapal selam tanpa awak dilengkapi video kamera berwarna dan tidak berwarna. Kotak hitam kemudian ditemukan di kedalaman 2.000 meter. Menurut Jusman, keistimewaan kapal ini karena dapat stabil dan diam pada satu lokasi.
Kotak hitam akan dibawa ke Amerika Serikat untuk kemudian dibaca oleh ahlinya karena sudah ada kerja sama dengan pihak National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat. Di sana juga akan ada tim dari FAA dan Boeing yang akan berkerja sama untuk membaca kotak hitam tersebut.
Saat ini kotak hitam tersebut dibawa dan diamankan di Pangkalan Udara Hasanuddin, sambil menunggu pengurusan administrasinya rampung selama empat hari ini kemudian diterbangkan ke Amerika Serikat.
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|