|
Sinjai Mulai Ekspor Kopi dan Coklat
Kamis, 11 Oktober 2007 | 12:47 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Salah satu daerah penghasil kopi dan coklat di Sulawesi Selatan, Kabupaten Sinjai, mulai tahun 2007 ini melakukan ekspor dua komoditi pertanian ini. Menurut Bupati Sinjai, Rudiyanto Asapa, kopi yang dihasilkan daerah ini dari jenis robusta dan arabika.
Adapun permintaan ekspor untuk kopi tahun ini sebanyak 100 ribu ton dari Swiss, Italia dan Amerika Serikat. Sementara jumlah permintaan ekspor untuk coklat tahun ini sebanyak 60 ribu ton dari Swiss.
Untuk komoditi coklat, kata Rudiyanto, masih sulit bersaing di pasar Eropa karena petani hanya mampu menghasilkan kualitas fermented sementara permintaan pasar yang sudah good fermented. Selain itu masyarakat petani sering terdesak menjual hasil mereka sebelum diolah ke pedagang pengumpul karena mereka butuh makan.
Agar petani mengolah hasil perkebunan mereka sebelum dijual, Pemda Sinjai menerapkan sistem bantuan ke masyarakat untuk menutupi kebutuhan makan mereka.
Selisih harga ekspor diberikan sebagai insentif kepada petani sebesar Rp 75 persen dan dinas teknis 25 persen, setelah dilakukan potongan PAD dan uang makan yang ditutupi pemerintah.
Rudiyanto menambahkan, selain kopi dan coklat, pihaknya juga mendapat permintaan ekspor untuk komoditi mente, hanya tanaman ini kurang cocok dibudidayakan di lokasi ini sehingga diekspansi Buton.
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|