Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Unjukrasa di Kolaka Bentrok
Selasa, 20 November 2007 | 15:26 WIB

TEMPO Interaktif, Kendari: Bentrokan fisik antara ratusan pengunjuk rasa dengan polisi pamong terjadi di depan kantor Bupati Kolaka, Selasa (20/11). Massa marah karena keinginan mereka untuk bertemu Bupati Kolaka Buhari Matta dihalangi petugas.

Pasukan anti huru hara dari kepolisian setempat berusaha mengatasi situasi dengan menembakkan gas air mata. Massa akhirnya berlarian namun lemparan batu tetap tak berhenti. Dua pengunjuk rasa sempat ditangkap, namun akhirnya dilepas setelah kondisi sudah tenang.

Kedatangan pengunjuk untuk memprotes kebijakan bupati yang mengeluarkan Kuasa Pertambangan (KP) kepada 10 perusahaan di Kolaka. Mereka menuntut bupati membatakan keputusan karena dinialai hanya memberi keuntungan kepada investor tapi berdampak buruk kepada masyarakat.

Asisten I Setkab Kolaka, Andi Ahmad yang sempat menemui massa mengatakan, kebijakan bupati itu justru untuk melindungi lingkungan Kolaka. Karena itu dia mengeluarkan ijin sesuai mekanisme yang berlaku.

Jawaban Andi Mahmud tetap tidak memuaskan pengunjuk rasa. Mereka memiliki bukti kalau bupati lebih memihak kepentingan pemilik modal dari pada lingkungan. Salah satunya adalah SK Menhut No: S.510/MEN-HUT-VII/2007 tentang penolakan terhadap permohonan Bupati Kolaka untuk penggunaan kawasan hutan konservasi demi kepentingan pertambangan.

Hingga pukul 14.00 Wita, massa masih bertahan di kantor bupati. Mereka bertekad menduduki kantor itu sampai bupati menemui massa pendemo. Sehari sebelumnya, aksi di depan kantor bupati juga bentrok dengan Polisi pamong praja. (Dedy Kurniawan)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Demonstrasi  | 08 Desember 1998
Prajurit Menembak, Wiranto Bersalah  | 01 Desember 1998
Suara Ragu-Ragu dari Ciganjur  | 17 November 1998
Furkon Digandeng Militer, Nikmat Membawa Sengsara  | 17 November 1998
Latihan yang Merenggut Nyawa  | 17 November 1998
Jangan Biarkan Senayan Sepi  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 13 Oktober 1998
Menata Unjuk Rasa  | 06 Oktober 1998
Sampah Ditolak, Warga Ditembak | 29 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

200 Waria Aksi Damai di Bundaran Hotel Indonesia
1200 Pengunjuk Rasa akan Penuhi Jakarta
Jakarta Diwarnai Empat Unjuk Rasa
Tiga Unjuk Rasa Warnai Jakarta Hari Ini
Demo Tolak Ujian Akhir Nasional Rusuh
Hari Ini, Enam Aksi Unjuk Rasa Terjadi Di Jakarta
Ribuan Warga Indramayu Demo Pertamina
Siswa Cikarang Tuntut Kepala Sekolah Mundur
Ratusan Orang Akan Demontrasi Di Jakarta
Eks Pengungsi Timor Leste Bentrok dengan Polisi
> selengkapnya...

Referensi

Sejarah Bentrokan Mahasiswa UMI vs Aparat Keamanan
Jalan Buntu di Grati
Sengketa di Ujung Senjata
Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk111943 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data