|
Polisi Latihan Jinakkan Bom di Mall
Selasa, 11 Desember 2007 | 13:07 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Anggota Detasemen 88 Anti Teror Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mensimulasi pembebasan sandera dan penjinakan bom di Mall Diamond, Makassar, Selasa (11/12). Kegiatan bertujuan mengantisipasi kemungkinan menghadapi ancaman keamanan pada Natal dan tahun baru.
Dalam simulasi, empat perampok bersenjata api beraksi di Mall Diamond, Makassar. Pelaku melumpuhkan petugas keamanan dan menyandera pengunjung dan manager serta beberapa staf. Para sandera di sekap di salah satu ruangan di lantai III.
Mendapat laporan ini, polisi menurunkan tim CRT, EIC dan Wanteror. Tim mencari lokasi sandra yang hendak dibebaskan.
Tim jihandak juga diturunkan karena di lantai satu mall ditemukan sebuah bungkusan yang diduga bom. Setelah peralatan tim penjinak bom siap, polisi memotret bungkusan dan menganalisa serta memindahkan ke tempat aman. Di tempat itu, bom diledakkan dengan cara ditembak atau distraptor.
Ledakan mengakibatkan kepanikan pengunjung mall yang tidak menyangka, tetapi situasi lebih gampang dikendalikan karena pengunjung mall masih belum terlalu ramai karena masih pagi yakni pukul 10.00 Wita.
Selain anggota Detasemen 88 Anti Teror dan anggota Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, personil dari jajaran Kepolisian Resort Makassar Timur juga diturunkan sebanyak 55 personil.
Kepala Subdivisi Komunikasi Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Komisaris Muh Siswa mengatakan kegiatan ini untuk melatih kemampuan dan keterampilan personil. Kegiatan ini, kata Siswa, "Hanya mengantisipasi segala kemungkinan jika betul-betul terjadi."
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|