Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bendungan di Gorontalo Ambruk Diterjang Banjir
Sabtu, 15 Desember 2007 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Gorontalo:Bendungan Toyidito yang terletak di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo ambruk akibat diterjang banjir. Selain menghancurkan bendungan, ratusan hektare tanaman padi dan jagung mengalami kerusakan.

"Total tanaman padi yang rusak 359,5 hektare, sedangkan jagung 138 hektare," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Azis Nurhamidin, Sabtu (15/12).

Menurut Azis, kerusakan tanaman padi yang paling parah di Kecamatan Tibawa seluas 226,5 hektare. Lokasi lainnya di Bongomeme dan Pulubala seluas 133 hektare. Adapun lahan jagung yang rusak total seluas 128 hektare berada di Pulubala, di Tibawa dan Bongomene ada 10 hektare.

Hujan deras mengguyur Gorontalo pada Kamis lalu hingga Sabtu. Ratusan rumah warga yang ada di dekat aliran Sungai Topolo, Molalahu, Monggelomo dan Alo terendam banjir setengah meter.

Azis mengatakan sebanyak 773 rumah di Kecamatan Tibawa terendam banjir. Di Desa Datahu 552 rumah, di Tolotio 103, Dunggala 52, Isimu Utara 45 dan Molowahu 21. Di Kecamatan Pulubala, 55 rumah terendam air di Desa Pangongaila, di Tridharma 10, Molalahu 9 dan Molamahu 25. Sedangkan di Kecamatan Limboto Barat sebanyak 17 rumah terendam banjir.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak tujuh ton dan uang Rp 50 juta bagi korban banjir.

Verrianto Madjowa

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Banjir Melanda Gorontalo, Ratusan Rumah Terendam
Aceh Utara dan Aceh Timur Banjir
Ketinggian Air Pintu Air Manggarai Masih Normal
Balita Kritis Akibat Tenggelam
15 Rukun Warga di Jakarta Masih Tergenang
Perumahan Pondok Arum Tangerang Terendam Banjir
Rumah Sakit Islam di Bekasi Tutup Seminggu
Banjir Masih Mengancam Jakarta
Air Merendam Beberapa Ruas Jalan di Jakarta Utara
Ratusan Rumah Terendam Banjir di Bojonegoro
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113626 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Subsidi Pertanian 2009 Bakal Naik
Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data