|
Banjir Lumpur dan Longsor Menimpa Warga Botu
Rabu, 19 Desember 2007 | 14:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Banjir lumpur dan longsor menimpa warga Botu di Kompleks Perkantoran Gubernur Gorontalo. Banjir lumpur ini masuk dan menggenangi 10-an rumah warga Selasa (18/12).
"Banjir lumpur ini menunjukkan UKL dan UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantuan Lingkungan) belum jalan," kata Ketua Perkumpulan Japesda (Jaringan Pengelolaan Sumberdaya Alam) M. Djufryhard, Rabu (19/12).
Menurut Djufry, banjir lumpur ini termasuk dampak besar pembangunan kompleks kantor gubernur dan kantor lainnya di bukit Botu. Dengan terjadinya banjir lumpur ini, hasil kajian AMDAL pembangunan proyek perkantoran ini perlu dipertanyakan. Sebab, saat awal konstruksi pembangunan gedung perkantoran pada 2004 lalu pernah terjadi banjir lumpur.
Dia mengatakan banjir lumpur yang terjadi saat ini menunjukkan UKL dan UPL perlu dilihat lagi.
Selain banjir lumpur, menurut Djufry, satu rumah warga Botu ditimpa longsor. Bebatuan besar menimpa rumah warga dan merusak bagian dapur. Longsor ini berada di sekitar lokasi pengambilan bahan galian c.
Kepala bagian Humas Pemerintah Provinsi Gorontalo Darman mengatakan secara teknis proyek ini dibawah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Gorontalo. Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad telah memberikan instruksi agar PU segera menyelesaikan proyek tersebut. "Pak Gubernur sudah instruksi ke PU untuk selesaikan itu," ujar Darman. Verrianto Madjowa
INDEKS BERITA LAINNYA :
|