|
Waspadai Gelombang Tinggi dan Longsor di Sulawesi Barat
Rabu, 26 Desember 2007 | 14:34 WIB
TEMPO Interaktif, Mamuju: Badan Meteorologi dan Geofisika mengingatkan kemungkinan terjadinya gelombang laut dengan ketinggian antara 2 hingga 4 meter, hari ini dan besok, disepanjang perairan Polewali Mandar, Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Selain itu, di Majene dan Polewali Mandar juga berpotensi terjadi hujan skala ringan hingga sedang, dan hujan lebat di Mamasa.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi dan Geofisika
Wilayah IV Makassar, Hanafi Hamzah kepada Tempo mengatakan, tingginya
gelombang disebabkan pengaruh puncak angin barat atau muson dingin Asia. Angin itu terbentuk akibat sistem tekanan tinggi Asia ke arah sistem tekanan rendah di sebelah selatan perairan Indonesia. Ini sangat mempengaruhi kondisi udara di perairan Sulawesi
Barat.
"Kecepatan angin mencapai 28 - 37 kilometer perjam dengan tinggi gelombang mencapai 4 meter," papar Hanafi, Rabu siang (26/12).
Menurut dia, ketinggian gelombang laut di perairan Sulawesi Barat bahkan bisa mencapai 7 meter jika terjadi badai tropis disebelah selatan perairan Indonesia. "Potensi badai tropis itu terjadi akhir bulan ini," katanya.
Selain tingginya Gelombang, Hanafi juga mengingatkan kemungkinan terjadinya
angin baratang atau angin ribut disepanjang pantai Polewali Mandar, Majene,
Mamuju dan Mamuju Utara. "Itu terjadi karena perputaran angin yang bertiup
kearah teluk Mandar," paparnya.
Dia juga mengingatkan potensi terjadinya longsor di daerah pegunungan Polewali Mandar, Mamuju dan dan Mamasa. Struktur batuan pegunungan di ketiga daerah itu masih labil dan mudah terjadi retakan. “Tanah tidak kuat menahan beban air akibat tingginya curah hujan," ujarnya. (Anwar Anas)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|