|
Ratusan PNS Sulawesi Selatan Tolak Pemilihan Ulang
Kamis, 27 Desember 2007 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:Ratusan pegawai negeri sipil Sulawesi Selatan unjukrasa menolak pemilihan kepala daerah ulang di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan, Kamis (27/12). Mereka menilai pemilihan ulang hanya memboroskan anggaran yang bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. "Pemilihan Kepala Daerah ulang menghabiskan sedikitnya Rp 40 Miliar APBD," kata pengarah aksi, Jufri Rahman, di Makassar, Kamis (27/12).
Para pegawai tersebut berasal dari sejumlah kantor pemerintahan di Sulawesi Selatan, diantaranya dari kantor Pemeritan provinsi Sulawesi Selatan, dinas perkebunan, dinas pertanian, dinas kehutanan, dinas perikanan, dinas pertambangan, dinas pendidikan, dinas kesehatan, pusat kesehatan masyarakat kota Makassar, dan pemerintah kota Makassar.
Mereka menggelar aksi saat tidak masuk dan bekerja setelah libur Idul Adha dan Natal. Menurut Jufri Rahman, mereka meminta pemerintah tetap mengedepankan profesionalisme dan pelayanan masyarakat serta menegakkan demokrasi.
Dalam pernyataan sikapnya, para pegawai negeri menghimbau pemerintah membela dan mendukung konsistensi pelaksanaan Undang-undang No 32 Tahun 2004, mendukung KPUD Sulawesi Selatan, mendesak DPRD Sulawesi Selatan dan Menteri Dalam Negeri melanjutkan tahapan pemilihan kepala daerah dengan melantik pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Numang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.
Mereka menilai, tahapan pemilihan perlu dilanjutkan untuk menghindari stagnasi pelayanan kepada masyarakat serta menjaga dan memelihara suasana kondusif di Sulawesi Selatan. Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|