|
Hari Ini, KPUD Sulsel Ajukan PK
Rabu, 16 Januari 2008 | 14:20 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan untuk mengulang pemilihan kepala daerah di empat kabupaten yakni Gowa, Tana Toraja, Bantaeng dan Bone. PK diajukan melalui Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu (16/1).
Pengajuan PK ini dilakukan oleh tim kuasa hukum KPUD Sulsel, sekitar pukul 11.30 Wita di Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan, dengan nomor 02P/KPUD/2007, yang kemudian diterima oleh panitera, Catur Wahyu.
Ketua KPUD Sulsel, Mappinawang mengatakan ada tiga poin penting dalam PK yang diajukan yakni adanya kekeliruan dalam penerapan hukum terkait putusan MA terkait pilkada Sulsel ini.
Kemudian keputusan MA ini melampaui kewenangan dari yang dituntut, dimana pihak penggugat yakni tim Amin Syam-Mansyur Ramly (Asmara) dalam tuntutannya mengungkapkan adanya kecurangan dalam proses Pilkada, 5 November lalu yakni Gowa, Tana Toraja dan Bantaeng. Sementara dalam putusan MA memerintahkan pengulangan di empat kabupaten yakni Tana Toraja, Gowa, Bantaeng ditambah Bone.
Poin ketiga adalah adanya bukti-bukti baru yang menunjukkan tidak terjadi pelanggaran dalam tahapan pilkada yang dilakukan, yang kemudian hasil rekapitulasi suara memenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Numang (Sayang).
Soal kapan hasik PK ini diketahui, Mappinawang tidak dapat memastikan, hanya saja pihaknya telah meminta agar ini diprioritaskan. "Saya juga ajukan agar PK ini diprioritaskan dan dipercepat, tapi semua terserah pengadilan," katanya.
Sementara menjelang 19 Januari yang menurut jadwal Pilkada Sulsel, adalah pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih. Massa pendukung Sayang yang menolak putusan MA dan meminta agar Syahrul dan Agus dilantik, kembali melakukan aksi unjukrasa di Makassar dengan mendatangi kantor DPRD Sulsel yang berdampingan dengan Pengadilan Tinggi Sulsel.
Massa pendukung Sayang ini datang dari sejumlah daerah diantaranya Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa. Mereka melakukan konfoi ke Makassar dengan menggunakan puluhan truk, kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. (Irmawati)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|