Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dua Warga Gorontalo Utara Tewas Tertimbun Longsor
Jum'at, 01 Pebruari 2008 | 16:47 WIB

TEMPO Interaktif, Gorontalo:Dua warga Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, tewas tertimbun longsor. Korban tewas bernama Usman, warga Desa Papualangi, dan Aten Pakaya, warga Desa Biawu.

"Dua korban meninggal tertimbun longsor sudah dievakuasi," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Abdulwahab Paudi, Jumat (1/2).

Menurut Wahab, longsor di Tolinggula juga menelan korban seorang warga Desa Dididinga. Korban ini mengalami luka parah akibat terseret longsor. Korban dalam perawatan petugas medis tim Penanggulangan Bencana Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Tim Penanggulangan Bencana saat ini juga masih membuka jalan di Desa Bulontio Timur yang tertutup longsor sepanjang 150 meter. Beberapa ruas jalan lain yang tertutup longsor sudah bisa dilalui untuk menyalurkan bantuan terhadap koban banjir dan longsor. Adapun jembatan Bogobou sepanjang 30 meter yang ambruk belum bisa dilalui.

Bantuan bagi korban banjir dan longsor, kata Wahab, sebagian disalurkan lewat motor laut. Bantuan kemudian dibawa ke tempat-tempat yang terisolir dengan mobil atau sepeda motor.

Di Kotamadya Gorontalo, hingga Jumat sore banjir masih menggenangi pemukiman warga di Kelurahan Heledulaa Selatan, Heledulaa Utara, Moodu, Limba B dan Ipilo. Hujan masih terus mengguyur sebagian wilayah Gorontalo. "Banjir belum surut," kata Dedy Kadulah, Sekretaris Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Kotamadya Gorontalo.

Verrianto Madjowa

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sebuah Rumah Hancur Diterjang Tanah Longsor
Gempa 5,7 SR Menggoyang Bitung
Kalimantan Tengah Ajukan Dana Bencana Rp 225 Miliar
Sawah Siap Panen Tertimbun Longsor di Sukabumi
Puluhan Rumah Terbakar Akibat Gempa di Manokwari
Gempa Guncang Bima
Gempa 5,3 Skala Richter Guncang Manado
Kerugian Sarana Pendidikan di Sukoharjo Rp 4 Miliar
Longsor Landa 7 Kecamatan di Pacitan
Gempa 5,3 Skala Richter Landa Laut Tual Maluku
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Hujan Petaka di Kaki Lawu
Lindu Bengkulu
Perincian Korban Gempa Sumatera Barat
Mengapa Bantul
57 DETIK MEMATIKAN

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116747 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data