Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Terkena Peluru Tajam
Jum'at, 21 Maret 2008 | 11:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wiwin Pauweni, 25 tahun, korban tertembak saat berada di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo dipastikan terkena peluru tajam. Tim dokter Rumah Sakit Aloei Saboe telah melakukan operasi sejak Kamis (20/3) malam hingga Jumat (21/3) dinihari. "Ada benda tajam menembus dari kiri ke kanan," kata Yunus, dokter yang menangani Wiwin di Rumah Sakit, Jumat (21/3).

Menurut Yunus, peluru masuk menembus tulang pinggul. Akibatnya, Wiwin mengalami tujuh luka di bagian usus, yakni empat di usus besar dan tiga di usus halus. Peluru tak ditemukan karena tembus badan. Yunus memperkirakan peluru ditembakkan dari jarak dekat. "Kalau peluru karet tidak tembus tulang," kata Yunus.

5000-an massa pendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo A.W. Thalib-Ahmad Yani Suratinoyo mengamuk dan merusak kantor KPU Kota Gorontalo. Mereke melempari kantor KPU dengan batu. Sebanyak sepuluh kaca jendela berantakan.

Ratusan aparat Kepolisian Resort Gorontalo dan Brimob Kepolisian Daerah Gorontalo memberikan tembakan peringatan. Polisi berusaha menghalau massa yang sudah memasuki halaman KPU. Wiwin diduga tertembus peluru saat itu.

Massa meminta KPU Kota Gorontalo mencabut surat keputusan nomor 38 menyangkut pembatalan pasangan AW Thalib-Ahmad Yani Suratinoyo, calon walikota dan wakil walikota Gorontalo. Pasangan Thalib-Suratinoyo diusung koalisi Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrat.

Verrianto Madjowa

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Pembunuh Berseragam Polisi | 11 April 2005
Akhir Kisah Pengagum Jack The Ripper | 04 April 2005
Kesaksian Lain untuk Jack | 04 April 2005
Pesan Jepang di Pintu Selatan | 28 Maret 2005
Tersandung di Pulau Berhala | 21 Maret 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Saya Tidak Takut Ditangkap | 21 Maret 2005
Aliran Duit yang Mencurigakan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sabu 600 Kilogram Dipindahkan Ke Polda Metro Jaya
Polisi Ditembak Mati dengan Pistol Polisi
Presiden Belum Terima Surat dari Pendukung Gafur-Fabanyo
Tiap 8 Menit 51 Detik Terjadi Kriminalitas di Ibu Kota
Modus Kejahatan Tahun Depan Diprediksi Kian Aneh
Pemudik Dipalak “Geng Vespa”
16 Titik Rawan Curas dan Bajing Loncat di Tuban
Pengundian Nomor Urut Pilkada DKI Dilakukan Besok
KPUD DKI Jakarta Resmikan Calon Gubernur
Seorang Pemuda Dikeroyok Lima Preman
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Kepolisian Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119580 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Satu Orang Terluka di Kecelakaan Tol Tangerang
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Sinar Pacific
Persiba Siapkan Pengganti Peter Butler
Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data