|
Banjir Kembali Melanda Kabupaten Gorontalo
Minggu, 23 Maret 2008 | 16:44 WIB
TEMPO Interaktif, Gorontalo:Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Banjir ini merendam lima desa di dua kecamatan.
“Banjir terjadi karena Sungai Alo dan Pohu meluap,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Azis Nurhamidin, Minggu (23/3).
Menurut Azis, kawasan yang terendam banjir masing-masing Desa Tualango, Tilote, Tabumela di Kecamatan Tilango. Dua desa lainnya, Tenilo dan Tunggolo, berada di Kecamatan Limboto Barat. Air yang masuk rumah setinggi 30 centimeter.
Dia mengatakan curah hujan masih cukup tinggi di beberapa tempat di Gorontalo. Karena itu, warga diminta terus waspada dan membersihkan parit-parit untuk memperlancar arus air. Selana ini banyaknya sampah yang menumpuk di parit menyebabkan air tidak mengalir dengan baik.
Selain mengakibatkan banjir, curah hujan yang tinggi dan rendaman air di lahan pertanian akan mengubah pola tanam petani. Biasanya, kegiatan rendengan atau penyebaran bibit dilakukan pada bulan ini. “Kalau curah hujan tinggi, rendengan akan disesuaikan dengan cuaca,” kata Azis.
Selain di Kabupaten Gorontalo, banjir merendam ratusan rumah di Kotamadya Gorontalo sejak Sabtu (22/3). Rumah-rumah yang terendam banjir setinggi 50 cm ini berlokasi di Kelurahan Heledulaa Utara dan Heledulaa Selatan.
"Air masuk ke rumah sejak jam dua dini hari," kata warga Heledulaa Utara, Ridwan Dungga.
Untuk mengurangi air yang masuk ke pemukiman, telah digunakan empat buah mesin penyedot air. Air dari tempat yang terendam disedot ke selokan yang lebih besar. Empat mesin penyedot air ini ditempatkan di Jalan Cendrawasih. Verrianto Madjowa
INDEKS BERITA LAINNYA :
|