Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jembatan Ambruk, Satu Warga Donggala Tewas
Selasa, 25 Maret 2008 | 20:05 WIB

TEMPO Interaktif, Palu:
Sebuah jembatan di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin malam (24/3) ambruk digerus banjir. Akibatnya seorang warga hilang dan diduga tewas setelah turut amblas bersama jembatan tersebut.

Di beberapa wilayah di kabupaten tersebut juga terjadi bencana longsor dan banjir lumpur. Semua itu terjadi setelah hujan terus menerus mengguyur Donggala dan sekitarnya sepekan ini.

Warga yang naas itu bernama Nahira Yusuf (23). Ia tewas saat bersama suaminya berboncengan kendaraan sepeda motor milintas di atas jembatan. Rencananya, Nahira akan mengantar suaminya, Wahid, yang kini bertugas sebagai guru bantu di Desa Pangalasiang, Kecamatan Sojol, Donggala. Suaminya masih bisa diselamatkan dalam peristiwa itu.

Seorang saksi mata bernama Fajar melihat jembatan besi selebar 3 meter dan panjang 6 meter ini ambruk setelah sebuah mobil melintas di atas jembatan tersebut. Di belakang mobil tersebut ada Wahid bersama istrinya berboncengan mengendarai sepeda motor.

Naas bagi Wahid dan istrinya, sesaat setelah mobil itu lolos, tiba-tiba jembatan rubuh. "Saya dengan ada suara 'kraak' keras sekali. Ternyata jembatan rubuh," kata Fajar.

Ia menduga jembatan itu ambruk karena sepekan ini hujan turun terus menerus, sehingga tanah di pinggir jembatan terkikis air. Fajar sempat mencoba menolong Wahid, tapi tak berdaya karena dia hanya sendirian.

Hingga Selasa ini, Wahid masih mendapat perawatan di Puskesmas Batusuya, sementara istrinya bersama sepeda motornya tak ditemukan.

Di Desa Ogoamas, Kecamatan Sojol, juga terjadi banjir yang mengakibatkan jalan di daerah tersebut putus. Puluhan kendaraan roda empat tak bisa melanjutkan perjalanan dan diparkir di badan jalan. Sejumlah kendaraan tampak ada yang nekat menyeberangi sungai yang debitnya airnya mulai turun. Moh. Darlis

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sekolah Terendam Banjir, Puluhan Ribu Siswa di Riau Libur
Tiga Kelurahan Terendam Luapan Sungai Karang Mumus
Perbaikan Tanggul Bengawan Solo Lambat
Banjir Kembali Melanda Kabupaten Gorontalo
Diare dan Gatal-gatal Ancam Pengungsi Banjir di Tuban
Ratusan Pengungsi Banjir Bojonegoro Bertahan di Tenda Darurat
Ratusan Rumah di Cawang Terendam Banjir
Hujan Deras di Purwakarta Telan Dua Korban
Genset Mati Penyebab Banjir Di Terowongan Gandaria
Warga Palembang Diminta Waspadai Ancaman Banjir
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119792 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data