|
Warga di Sekitar Egon Agar Direlokasi
Kamis, 17 April 2008 | 11:41 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur segera merelokasi warga yang berdomisili disekitar gunung berapi Egon. Karena Gunung Egon yang meletus Selasa lalu aktivitasnya semakin meningkat.
"Daerah sekitar gunung Egon termasuk zona beresiko karena terancam bahaya letusan," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, Surono. Status gunung Egon yang semula waspada kini dinaikan menjadi siaga III.
Menurut dia, daerah yang paling rawan yakni Desa Egon Gahar, yang hanya berjarak 1,8 kilometer dari bukaan kawah gunung. Bagi warga yang beraktifitas di luar rumah agar menggunakan masker penutup mulut, hidung dan mata.
Selain itu, untuk keselamatan penerbangan, pihak Bandar udara Waioti Maumere harus mewaspadai ketinggian asap letusan mencapai 4000 meter dengan radius 20 kilometer.
Secara terpisah, Kepala Biro Bina Sosial Setda NTT, Sentianus Medi mengatakan, tim tanggap darurat Gunung Egon telah berada di lokasi untuk memantau perkembangan aktifitas gunung. Sejumlah bantuan telah dikirim. Jumlah pengungsi mencapai 1000 jiwa.
Pantauan Tempo, sampai siang ini, semburan abu vulkanik masih keluar dari kawah gunung.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|