|
Nelayan Kulonodede Beresiko Lumpuh
Rabu, 23 April 2008 | 12:36 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:
Nelayan di Kulonodede, Morowali, Sulawesi Tengah, beresiko besar terkena lumpuh. "Itu akibat ketidaktahuan mereka terhadap tata cara penyelaman yang benar," kata Boy Adhitya, anggota Sorowako Diving Club (SDC) dalam acara penyluhan tentang penyelaman di Kulododede hari ini.
Menurut dia, kasus lumpuh maupun meninggal mengancam nelayan tradisional yang melakukan penyelaman kompresor, akibat ketidaktahuan para nelayan ini mengenai tata cara penyelaman yang benar.
Di hadapan sekitar 50 nelayan, dia memperagakan bagaimana tehnik menyelam yang aman dan benar. Beberapa prinsip dasar yang disampaikan yakni Slowly Ascend for Every Bive (SAFE) dan bagaimana melakukan safety stopata atau berhenti sejenak pada kedalaman tertentu untuk menetralkan gas nitrogen.
Menurut Boy, penyelaman yang memanfaatkan bantuan udara melalui kompresor lebih beresiko terkena keracunan nitrogen, termasuk nitrogen nircosis yakni penyakit dekompresi pada penyelam akibat terlalu lama berada di air pada kedalaman tertentu. "Akibatnya adalah nyeri otot sendi dan tulang hingga kelumpuhan dan kematian," katanya.
Di desa Giliana, Teluk Tomiri dihuni 184 kepala keluarga (KK), sekitar 80 persen penduduknya menggantungkan hidup pada hasil laut. Mereka mencari ikan dengan cara tradisional yakni dengan menyelam.
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|