Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ketua DPRD Tanjungpinang Dilaporkan Ke Polisi
Jum'at, 25 April 2008 | 10:37 WIB

TEMPO Interaktif, Batam:

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto alias Bui Hui dilaporkan ke polisi. Dia diduga terlibat kasus pembunuhan terhadap Sulistiyanti R. Hudioro, Bendahara Partai Amanat Nasional Batam pada 4 Mei 1999 silam.

Pelapornya, Thomas Terry, suami almarhumah Sulistiyanti atau Yanti. "Saya laporkan Bobby ke polisi karena terdakwa kasus itu menyebut-nyebut nama Bobby seorang yang menyuruh membunuh istri saya," kata Therry saat ditemui Tempo di rumahnya, Orchid Park Batam Center.

Kasus tersebut saat ini sudah masuk ke pengadilan. Terdakwa Barito Aritonang dalam persidangan menyebut nama Bobby Jayanto sebagai orang yang berada dibalik aksi pembunuhan itu. Menurut dia, Bobby mengiming-imingi dirinya pekerjaan di hotel Trikora Bintan.

Sebelum kasus itu terjadi, Hotel Trikora, Lagoi Bintan dalam sengketa antara antara Bobby dengan Yanti. Ketika sengketa itu sedang dalam proses hukum, Yanti ditusuk hingga tewas oleh orang tak dikenal di Batam pada 4 Mei 1999 silam.

Dalam kasus ini, polisi menangkap beberapa orang. Dua diantaranya sudah divonis oleh pengadilan, yakni Despian dan Andi diganjar hukuman setahun pada 2001. Bobby pernah di sidang di pengadilan negeri Tanjungpinang, tapi pengadilan membebaskan dia karena tidak terbukti sebagai orang yang menyuruh. "Kini, kami akan kembali memanggil Bobby," Ferry Mupahir, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Batam.

Penasehat Hukum Bobby Jayanto , Alfred mengatakan, kini proses persidangan sedang berjalan. "Jika seseorang dipanggil sebagai saksi tidak dapat hadir dengan alasan yang patut dan jelas, maka tidak ada masalah. Ini sesuai KUHP," kata Alfred kepada Tempo.

Rumbadi Dalle

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Pembunuh Berseragam Polisi | 11 April 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Tongkat Sudah Mengarah ke Atas | 07 Maret 2005
Kalau Konspirasi, Pasti Lebih Rapi | 07 Maret 2005
Prarekonstruksi Selalu Batal | 07 Maret 2005
Tiga Surat yang Janggal | 07 Maret 2005
Siang Jahanam di Kamar Kontrakan | 07 Maret 2005
Tempo, 19 Maret 1994 | 07 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kesal Dipalak, Pengamen Bunuh Preman
PNS Pembunuh Atasan Divonis MA Seumur Hidup
Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Kali
Mayat Penuh Luka Bacok Ditemukan
Juragan Angkot Tewas Dibunuh Keponakan
Pelajar Ditemukan Tewas di Sungai
Personel Trantib Tewas Dianiaya
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Got
Anak Dorong Ibu Ke Selokan Hingga Tewas
Pembunuh Mahasiswi UI Ditangkap
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121998 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data