|
Mahasiswa Desak Transparansi Dana Bencana Alam
Senin, 28 April 2008 | 14:43 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar:
Sekitar 50 mahasiswa yang yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Luwu dan Forum Mahasiswa Pro Demokrasi demo di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Mereka menuntut transparansi dana bantuan bencana alam di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, senilai Rp 16 miliar.
Menurut, Nidar, koordinator aksi, dana bantuan bencana alam itu diduga terjadi penyimpangan dalam penyalurannya. Sejatinya dana Rp 16 miliar itu disaluran ke tiga kecamatan di kabupaten Luwu, yakni Suli, Larompong dan Larompong Selatan pada Juni 2007 lalu.
Dana itu seharusnya dipakai untuk perbaikan bencana alam, seperti pembangunan pemakaman, perbaikan areal pertanian, perkebunan, dan tambak. "Tapi sampai dana habis, tapi tampak adanya perbaikan itu," ujar Nidar.
Oleh karena itu, kata Nidar, mahasiswa menuntut Kejati Sulsel membentuk tim investigasi terhadap indikasi penyelewengan dana bantuan bencana alam itu dan mendesak BPK untuk mengaudit dana tersebut.
Kepala BPK Makassar, Abdul Latif mengatakan informasi tersebut akan ditindaklanjuti. "Kalau ada indikasi penyimpangan akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam," ujarnya.
Selanjutnya, aksi mahasiswa dilanjutkan dengan konvoi motor ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan Makassar.
Irmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|