|
Gorontalo Bebas Biaya Pendidikan
Jum'at, 02 Mei 2008 | 17:03 WIB
TEMPO Interaktif, Gorontalo:Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, membebaskan biaya pendidikan bagi pelajar. Bebas biaya ini mulai Taman Kanak-kanak, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Umum. “Program pemerintah pusat wajib belajar sembilan tahun, kami di sini 12 tahun,” kata Bupati Gorontalo David Bobihoe, Jumat (2/5).
David mengatakan pemerintah kabupaten menyediakan ruang kelas, meja dan bangku, papan tulis, kapur dan guru. “Bila ada pelajaran tambahan seperti ekstra kurikuler itu sudah menjadi tanggung jawab orang tua,” kataya. “Pendidikan tambahan ini seperti komputer dan bahasa Inggris.”
Beberapa waktu lalu, Kabupaten Gorontalo termasuk daerah yang kekurangan guru. “Saat ini, daerah yang jauh dari ibukota kabupaten tidak lagi kekurangan guru,” kata David. Menyebarnya guru di desa ini dilakukan dengan menempatan guru terlebih dahulu sebelum mereka menerima surat keputusan pengangkatan. "Guru sudah menyebar di desa-desa," kata David.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Gorontalo tahun ini dipusatkan di Desa Mohiolo. Desa ini berada di pinggiran, berbatasan langsung dengan Kabupaten Boalemo. Peringatan Hari Pendidikan di Mohiolo ini bersamaan dengan kegiatan Government Mobile yang diterapkan di tiap kecamatan di Kabupaten Gorontalo.
Dia mengatakan kabupaten Gorontalo termasuk lima kabupaten yang masuk proyek percontohan Bank Dunia. Empat Kabupaten lainnya yakni Suka Bumi, Tana Datar Merauke dan Lombok Barat. Kabupaten Gorontalo berada ranking teratas untuk pilot project Bank Dunia ini.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo direncanakan akan ke Gorontalo pada pertengahan Mei mendatang. Menteri akan menghadiri Kongres Bahasa di Universitas Negeri Gorontalo. Selain itu, peletakkan batu pertama pembangunan Universitas Muhammadiyah Gorontalo. |VERRIANTO MADJOWA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|