Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Riau

Poltabes Pekanbaru usut kematian korban mutilasi
Rabu, 01 Desember 2004 | 15:04 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru:Poltabes Pekanbaru hingga kemarin masih terus mengusut pelaku pembunuhan terhadap pengusaha penjual telepon selular yang didentifikasikan bernama Sunaryo alias Rio alias Haceng . Pria berusia 27 tahun itu yang beralamat di Jalan Kuantan V Pekanbaru itu , ditemukan dalam keadaan terpotong-potong di kamar Hotel Permai di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru, Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Kepala Satuan reserse dan kriminal Poltabes Pekanbaru AKP Dwiyono, kepada pers mengatakan bahwa pihaknya hingga hari ini, belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu. "Hingga saat ini belum ada titik terang dari kasus pembunuhan sadis ini,” kata Dwiyono. Polisi berjanji untuk terus mengusut pembunuhan ini.Hingga hari ini polisi telah memeriksa tujuh saksi. Mereka adalah karyawan hotel, teman korban, dan tamu hotel lainnya.

Menurut Dwiyono, peristiwa pembunuhan ini pertama kali dilaporkan oleh Budi, petugas Hotel, yang pertama kali melihat aanya aliran darah dari kamar nomor 216."Merasa curiga, Budi melapor pada Satuan Pengaman (Satpam) hotel yang bersama-sama terus melaporkan kecurigaan itu ke ke Polsek Limapuluh,"kata Dwiyono. Petugas, sambungnya, menemukan korban dalam kondisi menggenaskan.Tubuh korban sudah dimutilasi.

Selain usus korban terburai, kedua tangan, hingga batas mendekati siku tidak ada, sementara kaki korban hingga mendekati pangkal paha tidak ada dalam tas. Seluruh isi tubuh itu disimpan di dalam tas besar. Selain potongan tubuh Roy, tas itu juga berisi handuk putih yang sudah memerah karena darah, tas nilon kuning tua, voucher isi ulang kartu Mentari, Simpati dan As, serta kartu perdana Mentari dan AS.

Nah, "Dari indentitas yang ditemukan petugas, potongan tubuh tersebut dipastikan Sunaryo alias Rio alias Hanceng. Korban pernah dilaporkan menghilang sejak siang dari tempat kerjanya,"Dwiyono memastikan.

Evalisa Siregar --- Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PRT Sekarat Dibacok di Tangerang
Tim Investigasi Kasus Munir Polri : 31 Orang Sudah Diperiksa
Polis Periksa 10 Saksi Lagi dalam Kasus Munir
Mahasiswi Unsoed Purwokerto Ditemukan Membusuk
Ahli Forensik : Kematian Munir Bisa Dideteksi Lewat Rambut dan Darah
Otopsi Ulang Munir Tak Ada Gunanya
Besok, Tim Indonesia akan Bertemu Tim Otoritas Hukum Belanda
Koordinator Kontras Kembali dari Belanda Hari Ini
Keluarga Munir Minta Perlindungan dari Ancaman Teror
Tim Mabes Polri ke Belanda
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jawa Barat Butuh Badan Pemberdayaan Perempuan
Dradjad : Awasi Tim Pansus Angket BBM DPR
Kota Tangerang Siapkan Anggaran Pilkada Rp 16 Miliar
Sumur Gas Medco Bocor
Pengunjung Taman Mini Naik 100 Persen

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data