|
Kepulauan Riau
Bantuan di Batam Masih Menumpuk
Minggu, 16 Januari 2005 | 15:27 WIB
TEMPO Interaktif, Kepulauan Riau: Sejak dibukannya Satuan Kordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi ( Satkorlak PBP ) Provinsi Kepulauan Riau ? Posko Logistik Hang Nadim, Batam, bantuan melalui Plaang Merah Internasional (IFRC)lebih tinggi persentasenya dibanding melalui lembaga lokal dan dan internasioanl lainnya.
Hingga 12 Januari 2005, bantuan melalui IFRC mencapai 45,93 persen, internasional 41,45 persen dan domestik 12,62 persen. Sedangkan jumlah pesawat pengangkut bantuan mencapai 143 penerbangan dan 108 penerbangan diantaranya transit di Batam. "Ada yang langsung membawa bantuan kemanusian itu langsung ke Bandara Polonia di Medan," kata Dwi Joko Wiwoho, Humas Otorita Batam kepada Tempo (16/1).
Sebagai bandara pendukung, hingga kini barang diterima dari donator sebanyak 757.731 ton dan telah terkirim 353.977 ton atau 46,72 persen.
Yang paling banyak dikirim adalah yang ditangani IFRC. Dari total barang diterima 348.058 ton, 294.248 ton atau 84,54 persen telah terkirim.
Sedangkan bantuan internasional langsung dari total diterima 314.076 ton, baru terkirim 3.680 ton atau 1,17 persen. Bantuan domestik yang transit di Batam dari total diterima 95.597 ton terkirim 56.049 ton atau 58,63 persen.
Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah menjamin semua bantuan kemanusian Aceh- Sumatera Utara yang transit di Bandara Hang Nadim milik Otorita Batam akan segera diangkut ke tempat bencana. "Pokoknya akan kita kirimkan segera," katanya kepada Tempo.
Rumbadi Dalle
INDEKS BERITA LAINNYA :
|