Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Lampung

Air Bah Menyerang Lampung, 3 Tewas
Senin, 17 Januari 2005 | 19:37 WIB

TEMPO Interaktif, Lampung:Sebanyak 1.299 rumah terendam banjir di Kabupaten Lampung Utara. Rumah-rumah yang terendam banjir itu tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kotabumi Kota, Kotabumi Selatan, dan Abung Timur. Banjir akibat hujan terus menerus sejak Sabtu (15/1) malam lalu juga menewaskan Padri, 10 tahun, warga Desa Gedung Nyapah, Abung Timur. Korban terbawa arus sungai yang jebol dan mengalir deras ke rumah-rumah penduduk.

Di Kelurahan Kotabumi Udik, ratusan rumah masih tergenang air setinggi setengah hingga satu meter. Ratusan penduduk tampak sibuk mencuci pakaian dan perabotan rumah tangga di halaman rumah dan di gang-gang jalan, yang digenangi air. "Sudah dua hari rumah kami digenangi air. Ini saja sudah surut, pada Sabtu kemarin air sampai dua meter,"kata Pipin, 25 tahun, salah
seorang warga.

Di sejumlah sudut kota, air masih tampak merendam rumah-rumah penduduk hingga ke atap rumah. "Sudah sejak awal banjir, warga sudah mengungsi ke tempat yang aman. Pakaian dan sejumlah peralatan elektronik milik warga tertinggal di dalam rumah,"ujarnya.

Menurut petugas Satuan Pelaksana Penanganan Bencana dan Pengungsi Lampung Utara, Murni Rizal, banjir Kecamatan Abung Timur bahkan lebih parah. Jalan menuju Kecamatan tersebut terputus."Kami masih kesulitan masuk ke lokasi,
banjir membuat daerah itu terisolir,"katanya.

Dia menjelaskan, banjir di Kotabumi disebabkan oleh meluapnya Sungai Way Rarem, hingga lebih dari setengah meter. Aliran sungai yang jebol, kemudian menyebar ke pemukiman penduduk. "Hingga saat ini kami belum punya data pasti berapa jumlah kerugian yang diderita, karena masih terus didata,"kata Murni.

Untuk membentuk para korban banjir, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) setempat membagikan 0,6 kilogram beras kepada setiap jiwa yang terkena musibah. Pemkab juga mendirikan 15 posko posko pemantau banjir, yang mempekerjakan para
relawan.

Sementara itu banjir di Kabupaten Tulang Bawang masih merendam ratusan rumah penduduk, setinggi satu hingga dua meter. Dua warga tewas dalam akibat meluapnya sungai Way Tulang Bawang, yaitu Pat Atonah, 55 tahun, dan Mulyadi, 11 tahun. Warga yang rumahnya terendam banjir mengangkut barang-barang dan perabotan rumah tangganya ke tempat yang lebih aman."Kami takut banjir lebih
tinggi, hingga rumah kami tenggelam,"kata Sobiran, warga Desa Bujung Tenuk, Kota Menggala, ibukota Tulang Bawang.

Banjir juga merendam jalur lintas Timur di kabupaten tersebut, hingga petugas terpaksa menutup jalan lintas timur yang menuju Sumatera Selatan, sejak lima hari lalu. Kendaraan yang diperbolehkan lewat, hanya endaraan dengan tujuan Kota Menggala saja.

Fadilasari

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemulung, bus metro mini dan kendaraan lainnya melintasi  genangan air banjir di Jl. Mampang, Jakarta, 17 Juni 2001. [TEMPO/ Josua Alessandro; K2A/107/2001; 20010606]. Genangan air di perempatan Mampang - Jalan Gatot Subroto membuat macet arus lalu lintas di sepanjang jalan Buncit Raya, Jakarta, 23 Januari 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/134/2002; 20020702].
Banjir Di Daerah Mampang
Kemacetan Lalu Lintas
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Banjir Melanda Palembang
Banjir Landa Kuala Simpang Aceh Tamiang
Warga Brazil Dituntut Hukuman Mati
Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Tanggamus
Harga Tanah Sisa Lahan Tol Ulujami Disepekati
Sistem Drainase yang Buruk Berpotensi Menimbulkan Banjir
Bakornas : Komunikasi Ke Aceh hanya Dijembatani oleh Pesawat Udara
Ratusan Rumah Warga Di Aceh Utara Masih Terendam Banjir
Ratusan Rumah Porak Poranda Diterjang Angin Kencang
Dana Rp 6 Miliar Buat Bantu Bencana Alam
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Industri Bakal Diwajiban Gunakan Biofuel
Pelaku Industri Diminta Aktif Dalam IJ-EPA
Gugatan Calon Bupati Magetan Ditolak
Kejaksaan Sidik Kasus Pengadaan Alat Tes Flu Burung
Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data