|
Jelang Idul Adha Harga Sembako Melonjak
Selasa, 18 Januari 2005 | 15:49 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Menjelang perayaan hari besar Idul Adha yang jatuh pada Jumat pekan ini, warga Palembang mengeluhkan naiknya harga sembilan bahan pokok .Kenaikan itu meliputi beras, daging,telur dan gula.
Berdasarkan pantau Tempo di beberapa pasar tradisional di kota Palembang, mengalami kenaikan seperti beras selancar yang biasanya Rp 63 ribu per 20 kg, kini mencapai Rp 66 ribu. Beras sawah yang biasanya Rp 2500 perkilo naik menjadi Rp 3500. Kenaikan juga terjadi pada beras jenis lainnya.
Selain beras daging juga ikut-ikutan naik dan mencapai, Rp 46 ribu per kilo, padahal sebelumnya Rp 40 ribu. Semua bahan pokok rata-rata naik sekitar Rp 1000 sampai Rp 5000. Para pedagang umumnya menjelaskan bahwa kenaikkan itu sudah terjadi di agen.
"Kami menaikkan harga karena harga di agen juga naik. Kami kan pengecer . Kalau dijual dengan harga lama kami tidak dapat untung ,"ujar Marni pedagang di pasar Sekip Ujung beralasan.
Sebaliknya para konsumen menuding bahwa kenaikkan itu semata-mata karena akal-akalan para pedagang semanat. Malyati, warga 3 Ilir Palembang, mengatakan mestinya barang-barang kebutuhan pokok itu tidak perlu naik karena secara signifikan tidak ada jumlah penambahan yang berarti dalam pembelian. Artinya stok barang sudah disiapakan. "Ini kan akal-akalan pedagang saja, alasan banyak permintaan, stok terbatas, dan sebagainya, padahal jauh-jauh hari pedagang sudah numpuk barang,"ujar istri prajurit ini dengan kesal.
Bagi Malyati, jelas dia dirugikan, karena sebagai istri dia sudah menyiapakan dana itu jauh-jauh hari. "Kalau yang naik beras tidak masalah, karena sentra beras banjir di Lempuing, harganya jadi mahal. Tetapi kalau telor, daging, gula juga naik gimana?,"katanya.
Arif Ardiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|