|
Kepulauan Riau
Ijasah Palsu Ketua DPRD Tanjuang Pinang Segera Disidik Polisi
Kamis, 20 Januari 2005 | 09:10 WIB
TEMPO Interaktif, Batam:Forum Komunikasi Mushala dan Mesjid Kota Tanjungpinang medukung langkah pihak kepolisian Tanjungpinang untuk mengungkap dugaan ijazah palsu yang digunakan Bobby Jayanto ketika mencalonkan mejadi anggota dewan. “Kami sudah mengirim surat ke Kapolri menyangkut soal ini,” kata Hajjarullah, Ketua FKMM Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Dukungan ini muncul setelah pihak kepolisian setempat menemukan bukti baru saol ijazah palsu tersebut. Bukti baru itu diperoleh dari keterangan Sylvana Murni, Kepala Pendidikan Dasar Provinsi DKI, Jakarta dan Kasi Kurikulum dan system Pengujian Sub Dinas Pendidikan Jakarta. Polisi sengaja meminta keterangan dari Sekolah tempat Bobby memperoleh ijazah tersebut. “Kami meminta keterangan Sylvana beberapa waktu lalu,”kata Kasat Reskrim Polresta Tajungpinang.
Menurut Hajjarullah dasar pengusutan tak berlebihan. Pihak Pendidikan Dasar Provinsi telah memberikan keterangan soal tidak terdaftarnya Bobby di sekolah yang mengeluarkan ijazah tersebut. Ada surat yang memperkuat polisi untuk menyidik Bobby yakni surat dari Dinas Pendidikan Prov.DKI tertanggal 7 Desember 2004.
Pada tahun 1999 pihak Dinas Pendidikan Jakarta menyelenggarakan ujian persamaan pengikutnya 100 orang. “Tapi enggak nama Bobby Jayanto alias Hu Hui itu,”kata Herri Hariyawan, menirukan ucapan Sylvana. Padahal peserta ujian persamaan 100 persen lulus. “ Jadi dia (Bobby) tidak terdaftarlah,”ujarnya.
Bobby Jayanto pada pemilu April 2004 terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tanjungpinang dengan perahu Partai Patriot. Kemudian setelah diselenggarakan pemilihan Ketua DPRD kota itu, Bobby Jayanto terpilih. Ketika akan dilantik, FKMM melakukan unjuk rasa atas pelantikan Bobby. Tapi tiba-tiba diserang orang tak dikenal dengan menghunuskan parang panjang. Massa FKMM lari tunggang langgang, dan demo pun batal.
Polisi telah mengantongi izin untuk menyita berkas Bobby ketika mencalonkan diri sebagai anggota dewan. Selain itu telah mengirim surat kepada Gubernur Kepulauan Riau untuk menyidik Bobby, tapi hingga kini belum ada jawaban. Herri berjanji akan menciduk Bobby bila izin untuk itu diterima.
Saat dihubungi nomor handphone Bobby, jawaban yang diperoleh.“Saya bukan Bobby, tapi saya penjual ikan di Tanjungpinang.”
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|