Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Peluncuran Buku Wartawan Senior Padang

Besok, Bedah Buku Mesin Ketik Tua
Jum'at, 10 Maret 2006 | 12:04 WIB

TEMPO Interaktif, Padang: Besok, Komunitas Pegiat Sastra Padang (KPSP), Sumatra Barat, akan menggelar peluncuran dan bedah buku Mesin Ketik Tua karya H. Kamardi Rais Dt. P. Simulie di Gedung Abdullah Kamil Jalan Diponegoro Padang.

Peluncuran buku itu akan dihadiri oleh Gubernur Sumatra Barat Gamawan Fauzi. Sebagai pembedah akan hadir sejarawan Dr. Mestika Zed dari Universitas Negeri Padang dan Dr. Ir. Yuzirwan Rasyid, M.S Dt Pahlawan G.P Gajah Tongga, akedemisi dan ninik mamak.

Menurut Ketua KPSP Yurnaldi, acara ini diadakan terkait dengan Hari Pers Nasional (HPN)ke-60 dan sekaligus maalekkan (merayakan) hari ulang tahun ke-73 Kamardi Rais, salah seorang jurnalis senior, mantan Ketua PWI Sumatra Barat dua periode (periode 1981-1985 dan 1985-1989) dan kini Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat.

Buku Mesin Ketik Tua merupakan pemikiran dan renungan perjalanan jurnalistik Kamardi Rais selama 53 tahun. Buku ini memuat berbagai persoalan adat dan budaya Minangkabau, sejarah, sosial, politik, dan in-memoriam tokoh-tokoh pers Sumatra Barat.

"Ketekunan menulis adalah sikap yang sesungguhnya
perlu kita teladani dari sosok Kamardi Rais. Banyak catatan-catatan peristiwa dan fakta sejarah yang terjadi luput dari perhatian kita," ulasnya.

Dalam perspektif sejarah pers di Indonesia, Yurnaldi mengatakan, orang Minang bukan kemarin mulai membaca koran. Di bulan Desember 1864, orang Minang untuk pertama kalinya membaca surat kabar berbahasa Melayu.

Pada bulan itu edisi perdana Bintang Timor diluncurkan. Itulah koran pribumi pertama (vernacular press) yang terbit di kota yang sudah berusia tua ini. "Padang memang merupakan kota pers tertua di Sumatra dan termasuk kota Indonesia yang paling awal mengenal surat kabar."

"Untuk itu pula, kehadiran buku yang diterbitkan Pusat Pengkajian Islam Minangkabau ini dalam kerangka sejarah pers menjadi sangat penting nilainya," ujarnya lagi.

Budi Putra


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalla: Sistem Distribusi Buku Perlu Diperbaiki

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB[spasi]brk74973[spasi]komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< March,2006>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data