|
Puluhan Anak Pekerja Jermal Tak Bisa Mudik Lebaran
Rabu, 18 Oktober 2006 | 20:38 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Puluhan anak pekerja Jermal (penangkaran ikan di laut) tak bisa berlebaran karean tidak memperoleh izin mudik majikannya.
Mereka harus terus bekerja di di perairan Kuala Tanjung, Asahan, Sumatera Utara.
Para pekerja anak itu mengungkapkan kesedihannya tidak dapat Lebaran di kampung halaman karena harus bergantian bekerja sesama pekerja Jermal. Seperti jeritan hati Sijon Upong, 16 tahun, dan Kiki, 16 tahun, asal Air Jormal Asahan di Jermal Eng Seng.
”Kami tidak bisa pulang karena tiga kawan kami sudah pulang, nanti tidak ada yang tinggal di sini” ucap Sijon dan Kiki kepada wartawan, Rabu.
Sebagian anak-anak tersebut merasa ketakutan meminta gaji dan izin liburan karena takut dimarahi oleh mandor Jermal. Di perairan Asahan, Sumatera Utara , kini terdapat 70 pekerja Jermal 22 di antaranya anak-anak.
Dari 22 anak tersebut, 10 berusia 14-17 tahun dan 12 yang diduga kuat masih berstatus anak namun mengaku berusia 18-22 tahun.
Saat ini, masih tersisa 27 Jermal di 5 perairan di Kabupaten Asahan dan Sergai Sumatera Utara. Letaknya, satu unit Jermal Kuala Bagan, 11 unit di perairan Beting Bawal dan Kuala Batubara, 2 unit di Kuala Tanjung dan 13 unit di Sialang Buah dan Pantai Cermin.
Hambali Batubara
INDEKS BERITA LAINNYA :
|