Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemilihan Rektor Universitas Lampung Diwarnai Bentrok Mahasiswa
Rabu, 06 Juni 2007 | 20:36 WIB

TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:Pemilihan rector Universitas Lampung diwarnai betrokan mahasiswa dengan petugas pengamanan kampus, Rabu (06/06). Seorang mahasiswa menderita luka memar dan robek di hidung.

Hisan Rasyid, mahasiswa teknik elektro, babak belur dihajar sekitar 15 orang petugas keamanan. Beruntung Hisan dapat diselamatkan wartawan dan dosen.

Hisan sendiri mengaku tidak tahu kenapa dirinya dipukuli. Saat itu, ia baru saja mengurus nilai dan hanya melintas di jalan kampus. "Tiba-tiba ada motor menabarak saya," kata Hisan Rasyid. Hisan dauber-uber 15 petugas keamanan lantas dipukuli beramai-ramai. "Saya dituduh memukul calon rektor," katanya.

Satu jam setelah pemilihan rektor, Sudjarwo, calon rektor yang gagal, keluar dari blockade mahasiswa dengan menyamar sebagai satpam. Sudjarwo berpakaian lengkap dan mengenakan peluit. Mahasiswa yang mengenalinya langsung menguber dan berusaha menghentikan sepeda motor yang ditumpanginya.

Saat berusaha melarikan diri tersebut, motor yang dikendarai Sudjarwo menabarak Hisan. Hisan kaget. Belum lagi kagetnya hilang, Hisan dikejar-kejar dan dipukuli beramai-ramai. "Saya lagi apes," kata Hisan.

Tanda-tanda bentrok sudah tercium sejak pagi. 100 Mahasiswa yang berunjuk rasa menentang pemilihan rektor bergerak menuju gedung rektorat dihadang puluhan petugas keamanan yang membuat barikade dari meja dan kursi. "Mereka sudah menyusun itu sejak pagi," kata Darwis Sagita, kordinator aksi.

Setelah berorasi, mahasiswa memaksa masuk gedung rektorat. Aksi dorong-dorongan berlangsung sekitar 2 jam. Para mahasiswa menuntut kepada ketiga calon rektor agar tidak menjadikan Univeritas Lampung sebagai lembaga badan hukum. "Komersialisasi pendidikan akan bikin pendidikan jadi mahal. Kaum miskin kesulitan memperoleh pendidikan yang layak," kata Darwis. Mahasiswa juga menolak kenaikan SPP dan menuntut transparasi penggunaan dana bantuan luar negeri yang diterima kampus. "Untuk itu kami mendesak dilakukan audit kepada mantan rektor dan dana tersebut," katanya.

Dalam pemilihan rektor yang berlangsung tertutup, Prof. Dr. Sugeng P. Haryanto terpilih sebagai rektor Universitas Lampung periode 2007-2010. Sugeng menyisihkan dua kandidat lainnya, Prof. Dr Sudjarwo dan Prof. Dr. Tirza Hanum. Lebih dari separuh anggota senat memilih dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tersebut.

Nurochman


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Satu Orang Dibacok dalam Tawuran Pelajar
Situs Singasari dan Majapahit Ditemukan di Blitar
Presiden Tetapkan Anwar Saleh Gubernur Sulawesi Barat
Bali Tetap Tolak Proyek Listrik Bedugul
Mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret Tawuran
Puluhan Siswa SMA Negeri 16 Makassar Kesurupan
Bantuan 510 Unit Rumah untuk Korban Gempa Diserahkan
Pintu Pesawat Rusak, Pemberangkatan Calon Haji Terlambat
Pesawat Latih TNI Angkatan Darat Tergelincir
Korban Pipa Gas Belum Ada Tanda-tanda Ditemukan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk101443 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar
Kabupaten Kediri Dirikan Posko Tanggap Flu Burung
Jawa Barat Butuh Badan Pemberdayaan Perempuan
Dradjad : Awasi Tim Pansus Angket BBM DPR

<< June,2007>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data