|
Masalah Bahan Baku Semen Padang Mulai Ditangani
Jum'at, 03 Agustus 2007 | 11:42 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Masalah cadangan areal bahan baku untuk PT Semen Padang seluas 249 hektare yang ada dalam kawasan hutan lindung mulai ditangani. Menteri Koordinator Ekonomi menurunkan tim ke Padang untuk meneliti persoalan pengajuan izin perluasan cadangan bahan baku PT Semen Padang.
Asisten Deputi Urusan Manufaktur Kementerian Perekonomian, Abdul Salam, mengatakan hari ini timnya akan turun ke lokasi hutan lindung di dekat Pabrik Semen Padang, selain itu juga akan melihat Semen Padang.
Hasil penelitian tim akan dibawa dalam rapat koordinasi antarmenteri pada 7 Agustus yang akan membicarakan masalah lahan tersebut. "Kami dikirim untuk mendalami aspek legalitas masalah lahan tersebut, melihat fisiknya dan melihat pabrik PT Semen Padang," katanya.
Gubernur Gamawan Fauzi berharap segera mendapatkan keputusan terkait masalah tersebut. "Saya berharap areal cadangan bahan baku untuk Semen Padang itu dikeluarkan dari hutan lindung, karena PT Semen Padang sangat penting untuk perekonomian Sumatera Barat. 48 ribu masyarakat menggantungkan hidup dari Semen Padang," katanya.
PT Semen Padang berencana membebaskan lahan milik ulayat masyarakat Lubuk Kilangan seluas 412 hektare untuk cadangan deposit bahan baku semen. Namun saat penyelesaian ganti rugi, ternyata 249 hektare lahan berada di areal hutan lindung.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang kemudian mengajukan permohonan pengalihan fungsi lahan tersebut kepada Menteri Kehutanan dan menemui DPR RI untuk menyelesaikan kasus tersebut. Masalah ini kemudian ditangani langsung oleh Menteri Koordinator Ekonomi.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|