|
DPRD Menduga Pengadaan Alat Kesehatan Banten Fiktif
Selasa, 07 Agustus 2007 | 17:09 WIB
TEMPO Interaktif, Serang:Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banten menduga pengadaan alat kesehatan fiktif di Dinas Kesehatan Banten senilai Rp 30 miliar. Buktinya, usulan pengadaan alat kesehetan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang tidak perna ada. "Beberapa daerah tidak pernah menerima alat kesehatan dari Banten," kata anggota Komisi Kesehatan DPRD Banten Yayat Suhartono, Selasa (7/8).
Di Kabupaten Serang mislanya, kata yayat, rumah sakit Serang pernah mengusulkan pengadaan tiga unit CT Scan Dual Silce, ventilatr influence, Operating Table, senilai Rp 8,9 miliar ke Dinas Kesehatan. Tapi, katanya, setelah DPR menyetujui usulan itu, alat kesehatan tidak pernah dikirim.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan telah melihat data milik Dinas Kesehatan. " Hasil investigasi kami benar pengadaan alat kesehatan Kabupaten Serang senilai 8,9 miliar fiktif," katanya.
Yayat mengatakan panitia khusus DPRD telah memanggil Kepala Dinas Kesehatan Banten Djadja Budrahardja. Sudah dua kali surat panggilan, Djadja mangkir.
Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Banten H Ansor mengatakan menyesalkan sikap Djadja karena kecurigaan bisa dianggap benar. "Kalau kondisinya begini, sepertinya sulit untuk diperbaiki," ujarnya.
Sementara Djadja Budrahardja mengatakan permintaan alat kesehatan Kabupaten Serang ditolak. "Bukanya fiktif tapi usulan kabupaten Serang ditunda karena angarannya terbatas," katanya.
Faidil Akbar
INDEKS BERITA LAINNYA :
|