|
Merah Putih Raib dari Muara Satu, Lhokseumawe
Senin, 13 Agustus 2007 | 13:40 WIB
TEMPO Interaktif, Lhokseumawe: Menjelang hari kemerdekaan Indonesia ke-61, tidak satu pun bendera merah putih berkibar di Kemukiman (struktur di bawah pemerintahan kecamatan) Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam. Selani di Muara Satu, suasana serupa juga terjadi di 10 desa di Kemukiman Kandang, Kecamatan Muara Dua.
Komandan Rayon Militer Muara Dua Kapten Alfian mengatakan, raibnya bendera merah putih ini karena ada intimidasi dari sekelompok orang kepada warga. Apalagi daerah ini dikenal sebagai salah satu basis Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
"Dari 10 desa di kemukiman itu, tidak ada warga yang menaikkan bendera merah putih," kata Alfian di Lhkseumawe pada Senin (13/8). Dia berjanji menangkap mereka yang ketahuan menurunkan bendera yang dikibarkan warga.
Kejadian ini seperti mengulangi peristiwa sehari sebelumnya. Pada Ahad lalu, penduduk Desa Hagu Barat Laut, Ulee Jalan, Ujong Blang dan Desa Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe dikejutkan dengan menghilangnya bendera mereka yang di pasang di halaman rumah.
Warga masih melihat bendera merah putih berkibar utuh di tiangnya hingga pukul 03.00 dini hari. Tapi, saat pagi tiba, bendera itu raib dan tersisa tiangnya saja. "Mungkin bendera dicuri sekitar pukul 04:30," ujar warga yang menolak disebut namanya. IMRAN MA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|