Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sudah Tiga Bulan Kapal Tidak Hampiri Siberut Utara
Senin, 20 Agustus 2007 | 11:51 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Ratusan warga Siberut Utara mengalami kesulitan bila hendak pergi ke Padang karena tiga bulan ini kapal reguler tidak melayani rute Padang-Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Sementara, harga sembako yang didatangkan dari Padang ke Siberut Utara pun menjadi mahal.

"Biasanya setiap minggu ada dua kapal milik Pemerintah Kabupaten Mentawai yang melayani rute Padang-Muara Sikabaluan, Siberut Utara, yaitu KM Simasin tiap hari Selasa dan KM Beriloga tiap hari Jumat. Namun sejak tiga bulan lalu, dua kapal itu pun tidak lagi datang ke Sikabaluan," kata warga Siberut Utara, Bambang Saguruju, Senin (20/8).

Menurutnya, saat ini satu-satunya kapal yang berlabuh hanyalah kapal Subbulat yang melayani rute antarpulau di Mentawai. "Jika ingin ke Padang, penumpang terpaksa menyewa perahu mesin tiap ke Siberut Selatan dengan biaya Rp 900 ribu-1,2 juta. Jadi harus naik rombongan hingga 15 orang agar ongkosnya bisa patungan," katanya.

Tidak hanya penumpang yang merasakan kesulitan, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan tukang ojek juga kehilangan penghasilan akibat tidak adanya kapal.

Camat Siberut Utara Elisa Siriparang mengatakan sudah mengirimkan surat tiga kali kepada Bupati Mentawai dan Dinas Perhubungan soal kapal tersebut dan sudah dijanjikan kapal akan segera ke Sikabaluan.

"Namun kenyataannya tidak ada. Jika masih menganggap Siberut Utara bagian dari Mentawai, tolong layani masyarakat. Kami merasa dianaktirikan," kata Elisa.

Febrianti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Badan Meteorologi Memberi Peringatan
Gelombang Pasang Masih Tinggi pada 5 Hari Mendatang
Kalimantan Tengah Butuh Alat Deteksi Gelombang Laut
Sudah Enam Hari Tak Ada Pelayaran ke Bawean
Tujuh Kapal Feri Dilarang Berlayar
Penyeberangan Bakauheni Akan Dijadwal Ulang
Penyeberangan Kapal Cepat Merak-Bakauheni Dihentikan
Kapal Boleh Angkut Barang Berbahaya
Kecelakaan Kapal Bisa Disengaja Untuk Asuransi
Semarang Berangkatkan Dua Kapal ke Kalimantan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105891 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data