|
Kantor Gubernur Sumatra Selatan Bebas Asap Rokok
Jum'at, 24 Agustus 2007 | 10:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mulai kemarin, seluruh Kantor Gubernur Sumsel di Jl Kapten A Rivai bebas dari asap rokok. Pencanangan kawasan bebas asap rokok itu secara berangsur juga akan ditularkan ke dinas/instansi lain di lingkungan pemerintah provinsi.
?Kita menerapkan kawasan bebas rokok. Pertama di lingkungan kantor gubernur dulu. Jadi, kalau sudah masuk pagar kantor gubernur tidak boleh merokok,? kata Gubernur Sumsel Syahrial Oesman.
Gubernur mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tempat khusus bagi yang ingin merokok. ?Begitu juga dengan dinas/instansi lain. Harus ada tempat khusus orang merokok. Jadi, kesehatan lebih terjaga,? ujarnya. Menurut Gubernur, Intruksi ini tidak akan di Perdakan, sebab ini hanya soal disiplin dan niat
?Nantinya tinggal kemauan dari PNS untuk melaksanakan instruksi ini. Untuk sanksi yang masih merokok di luar, itu nanti menjadi rahasia saya,? ujarnya, sambil menolak mengatakan sanksi jika kedapatan PNS masih merokok tidak pada lokasi yang disediakan.
Menurut , Syahrial dirinya dulu juga perokok berat yang bisa menghabiskan 6 bungkus rokok per hari. Akibatnya, enam bulan setelah pelantikan sebagai gubernur harus menjalani operasi jantung by pass karena mengalami penyempitan. Dia juga mengintruksikan agar Bupati/Walikota juga membuat kawasan bebas rokok dilingkungan masing-masing.
Dukungan intruksi ini juga didukung oleh PNS terutama yang perempuan, salah seorang PNS dilingkungan Pemprov mengatakan selama ini dia dan yang lainnya terganggu dengan mereka yang suka merokok , apalagi kalau di ruangan AC, satu yang merokok semua ikut mengisap nikotinnya. ARIF ARDIANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|