Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Efek Gerhana Bulan, Gelombang Pasang di Pulau Siberut
Selasa, 28 Agustus 2007 | 16:24 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Efek gerhana bulan hari ini mulai terjadi di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gelombang di tengah laut mencapai 5 meter, sementara pasang dan hujan menyebabkan banjir di Muara Siberut. Akibatnya SMP Negeri 1 Siberut Selatan dan SMAN 1 Siberut Selatan kebanjiran dan siwa diliburkan.

Gerson Merari, 25 tahun, warga Muara Siberut, mengatakan air pasang laut dan sungai di daerah tersebut meluap karena hujan lebat dan gelombang pasang sejak tadi malam hingga siang ini. "Jalan raya sepanjang 250 meter tergenang air hingga selutut, selain itu beberapa rumah penduduk dan sekolah juga diterjang banjir, air laut masuk sejauh 200 meter dari bibir pantai Muara Siberut," katanya.

Ia mengatakan, kapal Sumber Rejeki Baru yang ia tumpangi dari Padang ke Siberut tadi malam juga dihantam gelombang. "Di tengah laut sekitar pukul 12 tadi malam kapal yang saya tumpangi diterjang gelombang setinggi 3 meter, badai juga sangat kencang, ngeri sekali, ini adalah badai terbesar yang saya temui," katanya. Walau badai, Akhirnya kapal regional ke Mentawai dengan muatan 200 penumpang itu sampai di Muara Siberut pagi harinya dan terlambat sekitar 3 jam dari biasa.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) cabang Sumatera Barat Ade Edward mengingatkan efek gerhana bulan yang terjadi hari ini bisa menimbulkan bencana geologi seperti gelombang pasang, banjir, gempa, longsor dan angin puting beliung.

"Kami sudah memberikan peringatan kemungkinan bencana geologi akibat gerhana bulan yang efeknya akan terjadi sepanjang 29 Agustus-2 September 2007, terutama gelombang besar di tengah laut di perairan Kepulauan Mentawai yang bisa mencapai 5 meter, kita sudah mengimbau agar kapal penumpang ke Mentawai menunda keberangkatannya," katanya.

Sementara itu di pantai Padang hingga siang ini nelayan belum berani melaut karena gelombang cukup besar disertai hujan.

Febrianti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gerhana Bulan Bisa Sebabkan Rob
Bulan Menghilang Selasa Malam

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106418 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data