Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sistem Pusat Menyebabkan Dana Daerah Mengendap di SBI
Rabu, 29 Agustus 2007 | 16:32 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru:Ketua DPRD Riau Chaidir menyayangkan sikap pemerintah pusat yang hanya menyalahkan daerah terkait besarnya dana daerah yang tersimpan di Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Menurutnya, sistem yang dibuat pemerintah pusat juga menjadi andil daerah menyimpan uang di SBI.

"Kalau sistemnya bagus dan daerah bisa cepat menggunakan anggaran, tidak perlu ada dana yang disimpan di SBI, karena akan langsung dipergunakan dalam program pembangunan," ujar Chaidir kepada Tempo di Pekanbaru, Rabu (29/8).

Chaidir mengatakan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tetang Pemerintah Daerah ada ketentuan yang mewajibkan daerah harus mengirim APBD disahkan ke Departemen Dalam Negeri untuk dievalusi. Selama proses evaluasi waktu terus bergulir. Setelah evalusi, daerah masih berkewajiban untuk merevisi APBD berdasarkan catatan yang diberikan Depdagri.

Sistem tersebut memakan banyak waktu, sehingga terjadi keterlambatan penggunaan anggaran. "Karena lambat, daerah perlu tempat menyimpan dana. Dana yang disimpan daerah kemudian di-SBI-kan oleh bank bersangkutan," ujarnya.

Mestinya, kata Chaidir, sistem pengesahan anggaran tak perlu harus ke pusat dan dipercayakan kepada daerah. "Biarlah daerah yang menentukan, sebab kalau nanti daerah salah dalam menggunakan anggaran, ada sistem hukum. Penjarakan saja mereka," ujarnya.

Selain itu, Chaidir juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun ketentuan yang menetapkan larangan daerah menyimpan dana di SBI. "Larangannya tidak ada. Aneh memang kalau tidak melanggar diributkan," ujarnya.

Bobby Triadi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Longsor Digoyang Inflasi | 11 April 2005
O, Bunga, Kapan Turunnya  | 01 Desember 1998
Bunga Turun, Kata Kebon Sirih  | 01 Desember 2003
Bisnis Sepekan  | 25 Agustus 2003
Kiat BI Mengamankan Kantong  | 15 Maret 2004
Gagal Gara-gara Perbankan  | 11 Agustus 2003
Bisnis Sepekan  | 04 Agustus 2003
Kita dan Penurunan Laju Inflasi  | 07 Juli 2003
Madu Menjelang Pemilu  | 02 Pebruari 2004
Bunga SBI  | 03 September 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BI Nilai MRA Bakal Dukung Realisasi Overnight
Rp 90 triliun Dana Daerah Masih Tersimpan di Bank
BCA Akan Tarik Rp 10 Triliun Dana di SBI
SBI Akhir 2007 Bisa Capai Rp 300 Triliun
Penghapusan SBI 3 Bulan Sudah Dibahas Level Teknis
Kenaikan BI Rate dan SBI Sebabkan Kredit Seret
Suku Bunga SWBI Lebih Kecil dari SBI
Bank Bantah Lebih Senang SBI
SBI Diprediksi Mencapai 9 Persen
BI: Kenaikan SBI Selalu Terbuka
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106519 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

TNI AL Tangkap Kapal Tanker Pembuang Limbah
IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data