|
Ratusan Karateka Demo Kantor Konsulat Malaysia di Medan
Kamis, 30 Agustus 2007 | 13:03 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Ratusan karateka dari berbagai perguruan beladiri yang bernaung di bawah Federasi Olahraga Karatedo Indonesia pagi ini melakukan unjuk rasa damai di Kantor Konsul Jenderal Malaysia di Jalan Diponegoro Medan.
Dengan mengenakan pakaian karate lengkap, anggota dari berbagai klub beladiri itu menggelar protes di depan gedung perwakilan pemerintah negeri jiran itu dengan pengeras suara sambil membawa sejumlah poster dan membagi-bagikan selebaran yang bernada hujatan kepada pemerintah Malaysia.
Dalam orasinya,juru bicara karateka Dan V Ali Uti mengatakan pemukulan yang dialami wasit karate Indonesia Donald Luther Kolopita merupakan tindakan tidak terpuji yang dilakukan Polisi Malaysia. "Warga karate Indonesia akan melakukan serangan kepada warga Malaysia jika Perdana Menteri Malaysia tidak serius menanggapi penganiayaan wasit Donald Luther," kata pelatih karate dari Perguruan Beladiri Tako Indonesia itu.
Selain permintaan maaf dari pemerintah Malaysia, pengunjuk rasa meminta Polisi Malaysia segera menindak polisi penganiaya Donald Luther dalam tempo 3x24 jam sejak hari ini. "Jika tidak ada permintaa maaf dan tindakan terhadap pengeroyok Donald, kami akan usir warga Malaysia yang ada di Sumatera Utara," kata Ali Uti.
Konsul Malaysia di Medan Fauzi Omar yang menemui pengunjuk rasa dari balik pagar kantornya mengatakan segera menyampaikan tuntutan pengunjuk rasa kepada Perdana Menteri Malaysia. "Saya segera bertelepon," katanya singkat sambil meninggalkan pengunjuk rasa.
Dari pantauan Tempo, akibat ancaman terhadap warga Malaysia, hotel yang biasa dikunjungi warga Malaysia di Medan terlihat lenggang. "Tamu Hotel Semarak yang berkebangsaan Malaysia banyak yang check out sejak pagi tadi," kata petugas hotel.
SAHAT SIMATUPANG
INDEKS BERITA LAINNYA :
|