Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tunggakan Listrik Pemerintah Kota Pekanbaru Membengkak
Kamis, 30 Agustus 2007 | 17:41 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru:Panitia Anggaran DPRD Kota Pekanbaru mempertanyakan tunggakan listrik Pemerintah Kota yang melonjak menjadi Rp 15 miliar. Jumlah tunggakan ini dinilai terlalu besar dan sebuah pemborosan. Sebelumnya anggaran pembayaran listrik pada kisaran Rp 1 miliar.

"Kami menilai anggaran yang diajukan itu terlalu besar dan patut dipertanyakan. Soalnya setiap tahun ada anggaran pembayaran listrik, lalu kenapa tiba-tiba anggarannya melonjak tajam," ujar Ketua Panitia Anggaran DPRD Pekanbaru, Haris Junaidi, Kamis (30/8)

Menurut Haris, nilai itu diketahui berdasarkan ajuan Pemerintah Kota dalam biaya rutin APBD Pekanbaru 2007. Di samping besarnya tunggakan, kata Haris, masalahnya juga lebih pada pola pembayaran yang menggunakan pola hitungan jumlah titik yang ada.

"Hitungan pembayaran listrik dengan pola jumlah titik jelas lebih mahal. Mestinya dihitung berdasarkan meteran sebagaimana lazimnya. Kita minta agar pola pembayaran ini dievaluasi," tambah Haris.

Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah, membantah tunggakan listrik sebesar itu. "Nilainya tidak sebesar itu. Mungkin salah ketik. Nanti kita cek lagi," ujarnya.

Herman mengatakan tunggakan Pemko atas rekening PLN berkisar Rp 1-2 miliar. Selain itu, setiap tahunnya Pemko menganggarkan pembayaran dan tidak menunggak tahunan.

Sementara itu, Koordinator Riau Sosio Audit, H Zakirman, mengungkapkan kecurigaannya atas besaran nilai pembayaran listrik Pemko Pekanbaru itu. Menurut Zakirman, apa yang dipertanyakan DPRD atas tunggakan listrik itu harus diselidiki dan patut dicurigai. "Sangat tidak masuk akal ada kesalahan pengetikan dalam pengajuan anggaran rutin yang dikerjakan oleh Tim Eksekutif. Ini patut dicurigai," ujarnya.

Menurut Zakirman, pada pengajuan APBD tahun 2006 diketahui mata anggaran pembayaran listrik hanya pada kisaran Rp 1 Miliar. Pengajuan anggaran sebesar Rp 15 miliar itu menunjukkan buruknya kinerja pemerintah. "Seperti main-main saja. Tapi ini bisa jadi sebuah modus baru dalam membobol anggaran. Untungnya DPRD jeli. Bukan tidak mungkin dana sebesar itu bobol," ujarnya.

Jupernalis Samosir

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Ramai Kaget Tagihan Naik | 17 Januari 2005
Belum Rugi, Hanya Ragu | 20 Desember 2004
Waswas Tercekik di Tangan Swasta | 20 Desember 2004
Buang Jauh Mimpi itu | 20 Desember 2004
Buah Kekalahan Pertamina | 20 Desember 2004
Rp 157 Miliar Akibat Listrik Padam  | 24 Mei 1999
Asal Tak ke Jenewa  | 24 Mei 1999
Wajah PLN Setelah Dipermak Nanti  | 04 Mei 1999
Habis PLN Terbitlah Bursa Listrik  | 04 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Sekitar Waduk Jatiluhur Belum Nikmati Listrik
Sistem Kelistrikan Sumatera Utara dan Aceh Belum Ideal
Defisit Listrik Sumatera Akan Teratasi Akhir 2007
Kantor Pos se-Jawa Barat dan Banten Terima Pembayaran Tagihan Listrik
Empat Wilayah Masih Krisis Listrik
PLN Butuh Rp 40 Triliun Untuk Perkuat Jaringan Listrik
Buaya Ancam Pasokan Listrik PLTU Suralaya
1.100 Rumah Warga di Madiun Belum Dialiri Listrik
Rp 1,5 Triliun Terselamatkan dari Operasi Pencurian Ikan
Gardu Transmisi Listrik Porong Harus Dipindahkan
> selengkapnya...

Referensi

UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106613 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Industri Bakal Diwajiban Gunakan Biofuel
Pelaku Industri Diminta Aktif Dalam IJ-EPA
Gugatan Calon Bupati Magetan Ditolak
Kejaksaan Sidik Kasus Pengadaan Alat Tes Flu Burung
Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data