|
Polisi Diminta Tidak Ikut Campur di Pelabuhan Bakauheni
Jum'at, 31 Agustus 2007 | 14:21 WIB
TEMPO Interaktif, Bakauheni: Antrian truk di pelabuhan Bakauheni hari ini semakin berkurang. Manajemen PT. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) memberlakukan sistem buka di pintu gerbang pelabuhan. "Sebisa mungkin semua truk harus masuk dan merapat di areal parkir pelabuhan," kata manager Operasional PT ASDP Bakauheni Zailis Anas, Jum'at (31/08).
Sehari sebelumnya Kepala Cabang ASDP Prasetya Bakti Utomo meminta polisi tidak turut campur dalam mengatur lalulintas truk di pelabuhan Bakauheni yang hendak masuk kapal. "Kami berharap polisi hanya melakukan pengamanan areal pelabuhan, bukan ikut mengatur lalulintas truk," kata Prasetya.
Menurut Prasetya, jika polisi ikut campur sering terjadi benturan kepentingan di lapangan. Masalah itu baru kiketahui setelah pihaknya mengkaji dan menerima keluhan petugas pelabuhan dan sejumlah sopir truk. Ada polisi yang melakukan pengawalan terhadap sejumlah truk dan masuk ke dalam kapal tanpa mengikuti antrian. "Semestinya managemen lalulintas pelabuhan ada dalam satu komando," kata Prasetya.
Prasetya menilai aturan ini sudah sesua dengan undang-undangnya. Sebab, sebagai pengelola angkutan penyeberangan, ASDP paling mengetahui aturan dan keselamatan pelayaran. Ia mencontohkan, mengenai kestabilan kapal, kapasitas dan keselamatan pelayaran yang berada dalam wewenangnya. "Petugas kami yang bertanggung jawab dan paling mengetahui," katanya.
Gara-gara ada kawalan polisi tadi, sempat terjadi ketegangan antara petugas pelabuhan dengan polisi. Hamba wet itu memaksa memasukkan truk ke kapal. Padahal saat itu antrean truk begitu panjang. Sejumlah sopir truk sempat mengeluhkan hal tersebut.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjend Polisi Suharijono Kamino saat memantau pelabuhan Bakauheni menegaskan, polisi hanya membantu pengamanan pelabuhan. "Jadi tidak benar jika polisi ikut mengatur truk yang hendak masuk ke kapal," katanya. Suharijono akan menindak anggota polisi yang bermain dalam kemacetan pelabuhan. Ia meminta melaporkan anggota polisi yang mengawal sejumlah truk hingga masuk kapal tanpa harus antre.
Untuk mengantisapasi kemacetan, Suharijono akan membuat kantong parkir di sejumlah rumah makan di sepanjang jalan pintu masuk pelabuhan. "Langkah ini untuk mengurangi penumpukkan kendaraan di dalam pelabuhan," ujarnya. Selain itu, menurut Suharijono, dianggap lebih aman dan tidak mengganggu lalulintas keluar-masuk pelabuhan Bakauheni. | Nurochman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|