Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mahasiswa Malaysia di Jambi Tidak Merayakan Hari Kemerdekaan
Sabtu, 01 September 2007 | 12:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jambi:Para mahasiswa asal Malaysia yang tergabung dalam Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia di Indonesia (PKPMI) Jambi kemarin tidak merayakan hari kemerdekaan negerinya, setelah mendapat ancaman melalui surat kaleng.

"Kami akhirnya tidak merayakan hari kemerdekaan atau perayaan kayangan yang biasanya setiap tahun kami lakukan, karena takut adanya ancaman melalui surat kaleng yang menyebutkan akan adanya aksi sweeping," kata Nuraida, salah seorang Mahasiswa IAIN STS Jambi, Sabtu (1/9).

Akibatnya, para mahasiswa asal Malaysia di Jambi ini hanya melakukan perayaan kayangan dengan melakukan doa bersama di ruangan mes tempat mereka tinggal.

Menurut Nuraida, surat kaleng itu berisi ancaman dan nada teror, namun tanpa dibubuhi tanda tangan. Surat kaleng itu ditemukan salah seorang rekan mahasiswa asal negeri jiran ini tepat di halaman depan mes mereka di kawasan Telanaipura Jambi, Rabu malam lalu.

Setelah mendapat ancaman itu, maka para mahasiswa asal Malaysia ini lebih banyak berhati-hati dan takut untuk keluar dari tempat tinggal mereka.

Rektor IAIN STS Jambi Prof DR Mukhtar Latif mengatakan sudah mengetahui adanya permasalahan ini. Dia berharap supaya para mahasiswa asal Malaysia ini tidak menjadi terganggu akibat adanya ancaman itu.

"Kita berharap mereka tidak merasa terganggu untuk mencari ilmu di sini. Munculnya masalah setelah adanya wasit Karatedo Indonesia dianiaya oknum polisi Diraja Malaysia beberapa hari lalu hendaknya diselesaikan secara baik di tingkat pemerintahan kedua negara", ujarnya.

Mahasiswa Malaysia yang tergabung dalam PKPMI Jambi berkisar 80 orang, sebagian besar di antaranya mengikuti kuliah di IAIN STS Jambi.

SYAIPUL BAKHORI

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Malaysia di IAIN Surabaya Diimbau Tetap Waspada
IAIN Sunan Ampel Minta Mahasiswa Asal Malaysia Waspada
Pemerintah Didesak Tindaklanjuti Maaf Malaysia
Mahasiswa Malaysia di Bali Tidak Terpengaruh Unjuk Rasa
Perdana Menteri Malaysia Meminta Maaf Kepada Indonesia
Ratusan Karateka Demo Kantor Konsulat Malaysia di Medan
Penembak di Serawak Belum Pasti Warga Indonesia
Menhan: Malaysia 38 Kali Langgar Tapal Batas
Pemerintah Diminta Tegas terhadap Malaysia
Malaysia-Singapura Kurangi Asap Sumatera
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Kemarahan Setelah Pengeroyokan
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106715 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data