|
Mahasiswa Demo Badan Rekonstruksi Aceh
Selasa, 13 November 2007 | 17:16 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Mahasiswa asal Aceh Jaya menuntut Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias agar segera mempercepet pembangunan jalan lintas barat-selatan untuk mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat Kabupaten Aceh Jaya yang 80 persen wilayahnya disapu tsunami.
Dalam unjuk rasa di Simpan Lima, Banda Aceh, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Lamno (IPEMAL) itu juga meminta BRR agar mempercepat perbaikan jembatan di Kecamatan Jaya Meudang Ghon.
"Tidak lancarnya jalur transportasi berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat. Terjadi inflasi dan ongkos transportasi yang mahal," kata Royandi, koordinator unjuk rasa, Selasa (13/11).
IPEMAL juga meminta BRR mempercepat pembangunan perumahan masyarakat korban tsunami. Menurut pengunjuk rasa, program pembangunan kembali rumah masih berjalan lambat. "Masih minim dibandingkan wilayah lain," kata Royandi.
Selain itu, IPEMAL juga protes karena hingga saat ini di Aceh Jaya belum ada alarm peringatan tsunami, padahal warga sangat membutuhkan karena sebagian besar tinggal di pesisir. "Potensi tsunami sangat besar di sini, apalagi secara teritorial berhadapan dengan Samudra Hindia," kata Royandi.
Para mahasiswa juga menyatakan hingga menjelang tiga tahun proses rekonstruksi belum ada tenaga media yang profesional di Aceh Jaya. Tak hanya itu, pemerintah juga dinilai kurang perhatian terhadap nasib para korban tsunami.
Maimun Saleh
INDEKS BERITA LAINNYA :
|