|
Sumatra Selatan Targetkan 130.000 Ton Jagung
Senin, 03 Desember 2007 | 16:33 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang: Sumatra Selatan menargetkan produksi jagung sekitar 130.000 ton. Jumlah tersebut mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dari tahun 2007 yang hanya 75.000 ton.
”Peningkatan produksi jagung sangat ditentukan terciptanya perluasan lahan dengan penyediaan bibit unggul,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel Trisbani Arif, Senin (3/12). Dia menjelaskan, pada 2008, Sumsel memiliki potensi lahan yang luas untuk perkebunan jagung. Namun, terkadang perluasan lahan sering mengalami kendala, yakni belum tersedianya investasi di industri hilir. Padahal, dengan areal lahan yang luas, petani dapat memproduksi jagung hingga jutaan ton.
”Sayang, kita belum memiliki industri pendukung. Kita juga memproyeksikan produksi sekitar 200.000 ton dengan areal seluas 53.000 hektare pada 2009 nanti,” katanya. Dia menambahkan, dengan peningkatan produksi dapat membuka peluang bagi perusahaan luar untuk menggarap sektor perkebunan, termasuk jagung.
Menurut dia, areal lahan untuk menanam jagung tersebut sangat memadai dan sebanding dengan areal sawah pasang surut. Petani dapat menjadikan lahan jagung sebagai tanaman selingan pada saat kemarau, tanpa mengganggu kesuburan tanah sawah. ”Kita optimis petani dapat memanfaatkan lahan untuk perkebunan jagung,” ujarnya.
Hingga tahun ini, target tersebut mencapai sekitar 74,2%. Daerah yang masih menjadi sentra produksi, adalah Karang Agung, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang mempunyai luas lahan 17.000 hektare serta Kabupaten Musi Banyuasin dengan lahan seluas 5.145 hektare.
Arif Ardiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|