|
Perdagangan Manusia Marak di Sumatera Selatan
Kamis, 06 Desember 2007 | 10:51 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Direktur Women Crisis Center (WCC) Sumatera Selatan, Yenni Izi, mengatakan dua tahun terakhir ini perdagangan manusia (trafficking) antardaerah di wilayah Sumatera Selatan marak. Modusnya mereka diiming-imingi kerja di restoran atau rumah makan di Palembang, namun ternyata jadi pelacur.
Menuru Yenni, ada pergeseran modus dari sebelumnya (trafficking) antardaerah dan antarnegara melalui penyaluran tenaga kerja wanita yang akan bekerja di luar negeri, menjadi (trafficking) di dalam wilayah di satu daerah antara kabupaten satu ke kabupaten yang lain atau ke kota lain.
Modusnya mereka dijanjikan bekerja di Palembang sebagai pegawai rumah makan atau restoran dan penjaga toko dengan iming-iming gaji berkisar Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta. Para makelar biasanya langsung menemui korban di desa-desa dan langsung pamit ke orang tua gadis yang rata-rata petani lugu sambil memberikan uang sekedarnya.
“Ternyata ketika datang ke Palembang mereka dipekerjakan di hotel-hotel pinggiran kota dan café-café dijadikan pelacur untuk melayani lelaki hidung belang,” kata Yenni disela-sela aksi antikekerasan terhadap wanita, Kamis (5/12).
Dari pendampingan WCC sendiri, ditemukan kendala bahwa pihak Kepolisian tidak bisa menggulung sindikat ini karena hanya saksi korban saja yang bisa ditemukan. Mereka yang mencari atau makelar sangat sulit dijerat oleh hukum.
Dari laporan WCC, setidak gadis-gadis yang banyak diincar adalah yang berasal dari Kabupaten Lahat dan Ogan Komering Ilir. “Mungkin alasannya secara fisik gadis-gadis Lahat memang menarik, putih-putih. Kalau dari OKI kebanyak dari daerah Belitang dan sekitarnya,” katanya.
Para korban biasanya tidak tahu bakal dijadikan pelacur. Mereka tahu setelah berada di Palembang dan tidak bisa pulang karena tidak ada uang. Yenni juga meminta warga desa dan orang tua waspada dengan janji-janji manis dari orang yang akan memperkerjakan anak gadisnya di kota.
ARIF ARDIANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|