|
Proyek Cetak Sawah di Jambi Gagal
Rabu, 12 Desember 2007 | 13:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:Proyek cetak sawah baru seluas 204 hektare yang direncanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Muarojambi gagal, karena hingga kini baru terealisasi sekitar 25 hektare.
Proyek tahun anggaran 2007 dengan menelan dana APBD Rp 1,6 miliar yang dikelola Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Muarojambi itu kini terbengkalai.
Padahal, masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kumpeh, Muarosebo dan Sakernan, sangat mengharapkan keberhasilan proyek ini, mengingat sebagian besar warga setempat adalah petani yang tidak memiliki sawah garapan untuk diandalkan menghidupi keluarga mereka.
Arifin, 50 tahun, salah seorang warga Kecamatan Kumpeh, mengaku kecewa dengan kejadian ini, karena menurut dia warga setempat sudah sangat antusias menunggu proyek ini selesai.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Muarojambi, Asnofidal, mengakui adanya kegagalan ini. Menurutnya, salah satu penyebab gagalnya proyek ini adalah keterlambatan waktu pelaksanaan pengerjaan proyek.
Pengerjaan proyek ini baru dilaksanakan November lalu karena terjadi revisi proyek yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.
Penyebab lain, menurut Asnofidal, karena kurang bersahabatnya cuaca yang acapkali hujan sehingga menghambat pekerjaan menggunakan alat berat.
Akibat kegagalan ini, dana sebesar Rp 1,6 miliar yang dianggarkan akhirnya dikembalikan kepada kas daerah.
SYAIPUL BAKHORI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|