|
KPU Palembang Data Ulang Pemilih
Jum'at, 28 Desember 2007 | 13:52 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Komisi Pemilihan Umum Palembang akan melakukan pendataan ulang pemilih, sebab data yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang meragukan.
“Bagaimana tidak meragukan, petugas pendata tidak tahu jika yang ada di Griya Agung itu bukan lagi Gubernur Rosihan Arsyad, tetapi sudah Syahrial Oesman,” kata Ketua KPU Palembang Kemas Khoirul Muklis mencontohkan kecarut-marutan data pemilih dalam Pilkada Kota Palembang. Muklis juga heran dari mana data itu diambil. Menurutnya, jika dari Ketua RT dan Lurah jelas tidak akan mencantumkan hal itu.
Dengan kesalahan kecil itu, dia menduga kekacauan juga terjadi di tempat lain, dan tidak menutup kemungkinan juga jumlah pemilih di Kota Palembang tidak sampai 1,12 juta sepeti dilaporkan oleh dinas terkait.
Karena carut-marut itulah, KPU Palembang akan melakukan pendataan ulang dan verifikasi. Persoalannya, kata Kemas, KPU tidak mempunyai tenaga dan infrastruktur soal itu.
“Kami segera mencari solusinya, apakah akan melibatkan pihak ketiga dengan pengawasan KPU. Pak Wali Kota sudah kami laporkan permasalahan ini dan akan dicarikan solusinya,” kata Kemas saat dihubungi Tempo, Jumat (28/12).
Kemas mengatakan tidak ingin semua persoalan itu dibebankan kepada pihaknya. Ia mengatakan persiapan awal akan menentukan proses selanjutnya dalam Pilkada Kota Palembang yang akan berlangsung tahun 2008.
“Lima bulan sebelumnya daftar pemilih sementara sudah selesai,” katanya. Dalam proses verifikasi ini diharapkan dapat diketahui berapa banyak warga yang belum tercatat dalam daftar pemilih sementara.
“Warga yang belum tercatat dalam daftar pemilih sementara akan dimasukkan dalam data tambahan dan selanjutnya diproses menjadi daftar pemilih tetap," katanya. Ia mengharapkan proses pendataan pemilih berjalan dengan lancar sehingga tahapan persiapkan Pilkada dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan.
ARIF ARDIANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|