|
Satu Korban Jatuhnya Pesawat AL Ditemukan
Rabu, 02 Januari 2008 | 12:50 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Seorang dari tiga orang yang dinyatakan hilang dalam tragedi jatuhnya pesawat Nomad P-883 milik TNI AL di Sabang, ditemukan.
Korban bernama Mayor Suwito, Komandan Landasan Udara TNI AL Sabang. Mayat Suwito terdampar di Pantai Sumur Tiga, Kelurahan Ie Meuleh, Sukajaya, Kota Sabang, dan ditemukan nelayan setempat sekitar pukul 11.15 WIB, Rabu (02/02). Lokasi penemuan berada sekitar tiga kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat.
Menurut Wali Kota Sabang, Munawar Liza, yang ada di lokasi kejadian, mayat sudah dalam keadaan rusak dengan pakaian sipil. Istri korban, Ny Suwito, mengidentifikasi mayat tersebut adalah suaminya dengan melihat tanda cincin yang masih melekat di tangan korban. “Jenazah kemudian disemayamkan di RS Angkatan Laut Sabang,” kata Munawar.
Jenazah langsung didampingi Komandan Pangkalan TNI AL, Kolonel Tri Wahyudi S. Istri korban dan dua anaknya, Ega, 7 tahun, dan Freddy, 5 tahun, juga berada di lokasi tersebut, bersama beberapa pejabat setempat.
Sampai sejauh ini, pencarian intensif masih terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan SAR, PMI, Kepolisian dan TNI dari tiga kesatuan, dibantu masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan dengan Kapal Polisi Rencong, Kapal TNI AL Seulako dan KRI Celukan, speedboat Marinir, dan kapal nelayan, helikopter Bolco milik TNI AD dan penyelam dari Marinir, Tim Lumba-lumba PT Arun serta seorang paranormal, Idris.
Pesawat milik TNI AL jenis Nomad P-883 yang berawak tujuh orang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Maimun Saleh, Sabang, dengan rencana tujuan Kota Medan, pada Minggu (30/12) sekitar pukul 11.10 WIB.
Sesaat setelah kejadian, dua orang ditemukan selamat dan dua orang lainnya meninggal. Dengan ditemukannya mayat Mayor Suwito, berarti tinggal dua orang lagi korban yang belum ditemukan, yaitu Pilot Letnan Satu Eri Samudi dan Pratu Riadi.
Adi Warsidi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|