Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Masalah Perumahan Korban Tsunami Aceh Dipetakan
Kamis, 24 Januari 2008 | 14:08 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Menjelang berakhirnya tugas Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pada April 2009 mendatang, masalah perumahan bagi korban tsunami Aceh masih muncul ke permukaan.

Aceh People Forum (APF) dan Aceh Housing Resource Center (AHRC) berusaha melakukan pemetaan masalah perumahan tersebut. Diskusi awal tentang hal itu dilakukan di Hermes Palace, Banda Aceh, Kamis (24/1).

Tarmizi, Direktur APF, mengatakan masalah yang muncul antara lain ketidakakuratan verifikasi, pembebasan tanah di lokasi yang tidak tepat, kontraktor yang meninggalkan pekerjaan, sampai rumah bantuan yang tidak dihuni oleh korban. Belum lagi persoalan kualitas bangunan dan material bangunan yang bermasalah. “Kita akan memetakan masalah itu,” sebutnya.

Hasil dari pemetaan tersebut nantinya akan disampaikan kepada stakeholder yang selama ini mengerjakan perumahan di Aceh. APF dan AHRC berusaha menjembatani persoalan antara teori dan praktek yang muncul selama ini. Mereka juga dibantu oleh 18 mahasiswa asal Ball State University (BSU) Amerika Serikat sebagai pengamat dan pembanding.

18 mahasiswa asal Amerika Serikat itu sebelumnya juga pernah mengunjungi Srilanka dan Thailand dalam kapasitas yang sama, melakukan studi berbasis urban planning. “Kita mengundang mereka kemari,” kata Muammar Vebry, Koordinator AHRC.

ADI WARSIDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perusakan Lingkungan Aceh Belum Diproses Hukum
203 Anak Korban Tsunami Masih di Luar Aceh
Mahasiswa Demo Badan Rekonstruksi Aceh
BRA Bireuen Salurkan Bantuan 805 Rumah
Proses Transisi Aceh Belum Maksimal
Desain Museum Tsunami Aceh Diperlombakan
ADB Danai Perluasan Jalan Banda Aceh-Ulee Lheue
Kuntoro Akui Sertifikasi Tanah di Aceh Lambat
Sidang Perdana Kasus Buku BRR Digelar
Pencari Kerja di Aceh Capai 331 Ribu Orang
> selengkapnya...

Referensi

Pengungsi Palsu dan Konflik di Seputar Tenda
Sebulan Hanya Bengong dan Melamun
Kisah Sedih di Hari Minggu

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116096 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar
Kabupaten Kediri Dirikan Posko Tanggap Flu Burung
Jawa Barat Butuh Badan Pemberdayaan Perempuan
Dradjad : Awasi Tim Pansus Angket BBM DPR

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data