Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

12 Rumah di Pagai Roboh Akibat Gempa
Selasa, 26 Pebruari 2008 | 09:58 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Sebanyak 12 rumah di Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, roboh akibat gempa berkekuatan 7,2 skala Richter (SR) yang terjadi kemarin dan gempa 7 SR yang terjadi tadi pagi (26/2).

Sekretaris Kecamatan Pagai Utara Selatan Frans Karel mengatakan, selain 12 rumah di Sikakap itu, dua bangunan SMA Negeri 1 Pagai Utara Selatan di Sikakap rusak berat dan satu lagi retak-retak.

“Dua lokal sekolah tersebut juga sudah retak akibat gempa September 2007, lalu akibat gempa kemarin dan pagi tadi dinding yang retak langsung roboh,” kata Frans.

Sejak Sabtu (23/2) lalu, kata Frans, warga sudah melakukan ronda malam karena gempa sering terjadi. “Setiap kali gempanya besar, kami langsung naik ke bukit karena takut tsunami, tapi setelah itu kami kembali lagi ke rumah,” katanya.

Gempa 7,0 SR yang terjadi pukul 04.02 WIB tadi membuat warga di Pagai kembali panik. Marni, warga Sikakap, mengatakan gempa menyebabkan keluarganya kembali berlarian menjauhi bangunan.

“Barang-barang pecah-belah di rumah hancur semua, piring, foto-foto berjatuhan di dinding, saya sampai tidak bisa berdiri. Tetapi, tidak ada yang luka, karena keluarga kami malam tadi tidur di halaman rumah. Kami sudah peka dengan gempa," ujarnya.

Kekuatan gempa yang dirasakan, menurut Marni, cukup besar. Sepeda motor yang ada dalam rumah langsung terjatuh. Begitu juga isi lemari. “Sejak kemarin sudah 11 kali kami merasakan gempa dan yang paling kuat yang pukul 4 pagi tadi,” katanya.

Hingga kini ribuan warga Pulau Pagai mengungsi di tempat-tempat pengungsian yang jauh dari pantai.

Febrianti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa Goyang Sumatera Barat dan Mentawai
Departemen Sosial Kirim Tim dan Logistik untuk Gempa Sinabang
Penerbangan ke Aceh Tak Terganggu Gempa
Gunung Berapi di Sumatera Tak Terpengaruh Gempa Aceh
PMI Tunggu Pendataan Dampak Gempa Simeulue
Gempa Simeulue Sudah Diprediksi Lama
Gempa Susulan di Aceh Lima Kali
Telekomunikasi di Simeulue Terputus
Maluku Diguncang Gempa 6,6 Skala Richter
Banjir di NTT Telan Empat Korban
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Gempa yang Diramal
Hujan Petaka di Kaki Lawu
Lindu Bengkulu
Perincian Korban Gempa Sumatera Barat
Mengapa Bantul
57 DETIK MEMATIKAN

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118127 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data