Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Partai GAM Mengganti Nama dan Lambang
Selasa, 26 Pebruari 2008 | 14:43 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Partai GAM, sebuah partai lokal di Aceh, resmi mengganti nama dan lambang partainya. “Mereka (Partai GAM) telah menggantikan nama dan lambangnya dan telah mendaftarkan akte perubahan kepada kami,” kata Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia, Syamsul Bahri SH, kepada Tempo di Banda Aceh, Selasa (26/02).

Menurut Syamsul, akte itu telah disampaikan kepada Kanwil Dephukham 25 Februari kemarin. Nama Partai GAM yang sebelumnya tanpa kepanjangan, kini menjadi Partai Aceh Mandiri, sementara lambang yang sebelumnya dihiasi bulan sabit dan bintang (sama seperti bendera Gerakan Aceh Merdeka), kini dihapus dan diganti tulisan GAM. Latarnya sama seperti dulu, merah dengan garis hitam putih di kedua sisi bagian atas dan bawah.

Syamsul mengatakan jadwal verifikasi gelombang pertama adalah 28 Februari hingga 17 Maret 2008. Dalam jadwal tersebut hanya ada tiga partai lokal yang akan diverifikasi, yaitu Partai Rakyat Aceh (PRA), Partai Darussalam, dan Partai Pemersatu Muslimin Aceh (PPMA).

Perubahan yang dilakukan petinggi Partai GAM merupakan respon positif mereka terhadap surat yang sebelumnya sudah dua kali dikirimkan Kanwil Depkumham Aceh. Terkait perubahan itu, Ibrahim Syamsuddin, Juru Bicara Komite Peralihan Aceh yang juga petinggi salah satu Partai GAM, mengatakan perubahan itu semata-mata karena beberapa pertimbangan mereka, demi menghentikan semua polemik yang selama ini terus terjadi.

“Kami mundur selangkah. Tindakan ini telah kami pikir sematang-matangnya demi menjaga tidak munculnya polemik-polemik lagi,” sebutnya.

Terkait verifikasi, Ibrahim menyakini Partai GAM akan bisa lolos dalam verifikasi partai lokal nantinya. “Sehingga partai tersebut menjadi jalur aspirasi bagi masyarakat Aceh yang cinta perdamaian.”

ADI WARSIDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

58 Parpol Baru Tunggu Pengesahan Departemen Hukum
PDIP dan Golkar Bali Dukung Koalisi
PKNU Targetkan 18 Persen Suara pada Pemilu 2009
Tujuh Kiai Sepuh Hadiri Deklarasi PKNU
Peserta Kongres Partai Rakyat Aceh Keracunan
Partai Rakyat Aceh Adakan Kongres
9 Partai Kecil Berkoalisi Rebut Kursi Gubernur Kalimantan Barat
Warga Yogyakarta Tak Minati Lagi Sepeda Onthel
Presiden Minta Proyek Lahan Gambut Dilanjutkan
Gubernur Jawa Tengah Takut Masuk Penjara
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118141 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data