|
Seorang Anak Tewas Akibat Gempa di Mentawai
Rabu, 27 Pebruari 2008 | 11:14 WIB
TEMPO Interaktif, Mentawai:Seorang anak laki-laki berumur 8 tahun tewas tertimpa bangunan rumah keluarganya di Saumanganya, bagian utara Pulau Pagai, Mentawai, Sumatera Barat.
Anak lelaki itu tewas saat gempa berkekuatan 7,2 pada skala Richter yang terjadi di Selat Mentawai, Senin lalu."Nama anaknya kita belum tahu, tetapi nama ayahnya Portius,” kata Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake, Rabu (27/20).
Wakil rakyat asal Saumanganya itu mengatakan di Saumanganya banyak rumah yang roboh dan kondisinya lebih parah dari Sikakap, Kecamatan Pagai. Namun, karena transportasi ke Saumangaya sulit, tidak banyak yang tahu kondisi dusun itu saat ini.
Menurut Kortanius, saat ini ratusan warga Saumanganya masih mengungsi ke bukit-bukit karena takut tsunami. Di Pulau Pagai, Mentawai, yang berada paling dekat dengan pusat gempa dua hari terakhir, ribuan warga memilih tidur di bukit-bukit.
“Yang kami takutkan hanya air laut naik. Selain itu, rumah kami juga sudah banyak yang condong dan rusak karena gempa,” kata Frans Karel, Sekretaris Kecamatan Pagai Utara Selatan melalui telepon.
Ia mengatakan, saat ini Desa Sikakap sepi karena ditinggal warga. Hanya ada warung-warung di pasar Sikakap yang membuka pintunya dan berjualan hingga tengah hari karena mereka juga ikut mengungsi ke bukit-bukit.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|