|
Gempa Mentawai
Penghuni Pulau Pagai Masih Mengungsi
Kamis, 28 Pebruari 2008 | 11:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Desa Saumanganyak di Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, hingga Kamis (28/2) belum berani kembali ke rumahnya. Sekitar 233 Kepala Keluarga penghuni Saumanganyak hidup di pengungsian. “Mereka takut gempa susulan,” kata Elisa Siriparang, Kepala Hubungan Masyarakat Mentawai, kepada Tempo, Kamis (28/2)
Saumanganyak terletak di ujung barat Pulau Pagai Utara, berdekatan dengan pusat gempa 7,2 Skala Richter yang terjadi pada pukul 15.36 WIB pada Senin (25/2), dan 7,0 SR pada pukul 04.02 WIB pada Selasa (26/2). Kerusakan di pulau ini terhitung parah akibat gempa berkekuatan 7,2 skala richter yang mengguncang Mentawai pada Senin (25/2) lalu. Akibat gempa, dua warga Suamanganyak tewas.
Karena sulit dijangkau transportasi dan keterbatasan sarana komunikasi, hingga kini belum ada laporan akurat tentang kerusakan di desa Saumanganyak. Satu-satunya akses ke sana adalah jalur laut dengan motorboat.
Kamis (28/2) pagi, Bupati Mentawai Edison Saleleobaja bersama Ketua DPRD Mentawai, Kortanius Sabeleakek, berangkat ke Pulau Pagai Utara. Mereka menempuh empat jam perjalanan laut dari dari Pulau Sipura. Kantor Bupati dan gedung DPRD berada di Sikakap yang berada di Pulau Sipura. Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|