|
Ketua DPRD Mentawai Kritik BMG
Senin, 10 Maret 2008 | 11:05 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Ketua DPRD Mentawai Kortanius Sabeleakek mengkritik informasi posisi pusat gempa yang disampaikan BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika).
Gempa yang berpusat dekat Kepulauan Mentawai selalu diinformasikan BMG puluhan atau lebih seratus kilometer dari Muko-Muko, Bengkulu, Jambi, Sungai Penuh, atau Padang.
Akibatnya, orang, termasuk pemerintah provinsi dan pusat mengabaikan Pulau Pagai, Pulau Sipora, atau Pulau Siberut di Kepulauan Mentawai. Padahal, daerah ini terdekat dari pusat gempa dan menjadi korban langsung yang lebih parah akibat gempa.
"Padahal Mentawai sudah kabupaten sendiri, ada pusat-pusat kecamatan sebesar Mukomuko. Tapi, gara-gara tidak disebut dekat Sikakap atau Tuapejat, orang melupakan Mentawai, padahal korban terbesar di sini, akibatnya pemantauan dan pengiriman bantuan terlambat," katanya, Senin (10/3).
Sementara itu, Kepala BMG Padang Panjang Sumarso mengatakan setiap gempa BMG mengeluarkan informasi titik koordinat dengan menyebutkan jarak episentrum dari lokasi alat pemantau. Misalnya dari Padang, Pariaman, Muko-Muko, Bengkulu, dan Sungai Penuh.
"Saya juga sudah kena komplain dari Pemda Mentawai. Mentawai kan kabupaten baru, kita juga sudah usulkan ke BMG Pusat agar titik koordinatnya nanti juga dihitung dari nama salah satu daerah di Mentawai," kata Sumarso.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|